Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Selumit Timbunan Jadi Kawasan Bebas Narkoba, Ini Langkah yang Dilakukan Polres Tarakan

Eliazar Simon • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:46 WIB
PERAN : Peran masyarakat sangat diperlukan untuk merubah stigma kawasan Selumit Timbunan sebagai lokasi rawan narkoba. 
PERAN : Peran masyarakat sangat diperlukan untuk merubah stigma kawasan Selumit Timbunan sebagai lokasi rawan narkoba. 

TARAKAN — Upaya menghilangkan stigma kawasan Selumit Pantai tepatnya di daerah Timbunan sebagai lokasi rawan narkoba terus dilakukan berbagai pihak. Selain penindakan hukum, Polres Tarakan juga mendorong pendekatan sosial melalui pembangunan kampung tematik dan pembinaan masyarakat pesisir.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik melalui Kasat Resnarkoba Iptu Hendra Tri Susilo mengatakan, kawasan Selumit Pantai harus berubah menjadi lingkungan yang aman dan memiliki citra positif bagi masyarakat maupun generasi muda.

“Jangan sampai wilayah ini kembali dikenal karena narkoba. Kampung tematik yang sudah dibangun harus dijaga dan dimanfaatkan bersama supaya masyarakat punya kegiatan dan penghasilan yang positif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah bersama aparat sebelumnya telah membangun kampung tematik di kawasan tersebut sebagai upaya mendorong perubahan sosial sekaligus membuka peluang ekonomi warga.

Berbagai program pembinaan sosial hingga kegiatan bagi anak-anak pesisir juga mulai dijalankan untuk mengurangi pengaruh narkotika terhadap generasi muda.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menghilangkan stigma negatif yang selama bertahun-tahun melekat pada kawasan Selumit Timbunan.

Meski demikian, pengawasan terhadap potensi peredaran narkoba tetap dilakukan secara rutin. Polisi masih terus menggelar patroli dan razia menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi sabu.

“Setiap ada informasi dari masyarakat pasti kami tindak lanjuti. Anggota rutin turun melakukan pengecekan di lokasi,” kata Hendra.

Dalam patroli terakhir, aparat juga menemukan sejumlah lubang yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi narkotika. Lubang tersebut langsung dibongkar dan ditutup.

“Lubang yang diduga digunakan pelaku peredaran narkoba langsung kita bongkar dan tutup supaya tidak lagi digunakan,” ungkapnya.

Menurut Hendra, pemberantasan narkoba di kawasan pesisir tidak cukup hanya dengan penegakan hukum. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tidak kembali dimanfaatkan pelaku narkotika.

Polres Tarakan menilai kolaborasi antara aparat, pemerintah dan warga menjadi kunci untuk mengubah wajah Selumit Timbunan menjadi kawasan yang lebih aman, produktif, dan bebas narkoba. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #narkoba #sabu #Selumit