Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Harga Pangan Turun Tekan Inflasi, Tarakan Kembali Deflasi

Eliazar Simon • Rabu, 6 Mei 2026 | 19:36 WIB
DEFLASI : Kota Tarakan kembali mencatat deflasi sebesar 0,06 persen pada April 2026 dengan adanya Penurunan harga sejumlah komoditas pangan. ISTIMEWA
DEFLASI : Kota Tarakan kembali mencatat deflasi sebesar 0,06 persen pada April 2026 dengan adanya Penurunan harga sejumlah komoditas pangan. ISTIMEWA

TARAKAN – Penurunan harga sejumlah komoditas pangan membawa Kota Tarakan kembali mencatat deflasi sebesar 0,06 persen pada April 2026, meski di sisi lain terjadi kenaikan tarif transportasi.

Kondisi ini menjadi titik balik setelah dua bulan sebelumnya, Februari dan Maret 2026, Tarakan mengalami inflasi. Fluktuasi harga ini menunjukkan kuatnya pengaruh sektor pangan terhadap pergerakan inflasi daerah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan, Umar Riyadi menjelaskan, penurunan harga pangan menjadi faktor dominan yang menahan laju inflasi. “Kalau kita lihat lebih rinci, penurunan harga pada kelompok pangan cukup dominan. Cabai rawit mengalami penurunan yang cukup dalam, kemudian diikuti daging ayam ras dan emas perhiasan. Kombinasi ini yang akhirnya lebih kuat dibanding tekanan inflasi dari transportasi,” ujarnya.

Ia menyebut, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama deflasi dengan kontribusi sebesar 0,19 persen. Penurunan harga di kelompok ini berdampak signifikan terhadap angka inflasi secara keseluruhan. 

“Struktur inflasi kita masih sangat dipengaruhi komoditas pangan. Ketika harga cabai atau daging ayam turun signifikan, dampaknya langsung terasa,” katanya.

Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mencatatkan deflasi sebesar 0,12 persen, yang dipicu oleh turunnya harga emas perhiasan. Secara kumulatif, inflasi Tarakan hingga April 2026 tercatat sebesar 1,00 persen (year to date), dengan inflasi tahunan (year on year) mencapai 2,90 persen.

Umar menilai kondisi ini menunjukkan stabilitas harga masih relatif terjaga, meskipun dinamika harga tetap perlu diwaspadai. “Secara umum kondisi harga masih terkendali, tetapi kita tetap perlu waspada terhadap fluktuasi, terutama pada komoditas pangan,” tutupnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#deflasi #tarakan #harga pangan #inflasi #bps