Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dari Januari Hingga April, Karhutla di Tarakan Capai 50 Hektare 

Eliazar Simon • Jumat, 1 Mei 2026 | 13:26 WIB
KARHUTLA : UPTD KPH Tarakan mendapati karhutla di Kota Tarakan sudah mencapai 50 hektare sejak Januari. 
KARHUTLA : UPTD KPH Tarakan mendapati karhutla di Kota Tarakan sudah mencapai 50 hektare sejak Januari. ISTIMEWA

TARAKAN – Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Tarakan masih menjadi perhatian serius. Sepanjang Januari hingga April tahun ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Tarakan mencatat sebanyak tujuh kejadian, dengan total luasan terdampak mencapai lebih dari 50 hektare.

Kepala UPTD KPH Kota Tarakan, Martinus Parewang mengungkapkan, sebagian besar kejadian karhutla diduga kuat akibat ulah oknum masyarakat yang sengaja melakukan pembakaran saat kondisi cuaca panas dan kering.

“Pembakaran dilakukan dengan memanfaatkan cuaca terik, sehingga api cepat menyebar. Apalagi saat angin kencang, penyebarannya menjadi lebih masif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, titik karhutla tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Tarakan Timur, Tarakan Tengah, dan Tarakan Utara. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerusakan vegetasi di kawasan hutan sekunder seperti pohon, semak hingga tanaman pakis.

Penanganan kebakaran dilakukan oleh Brigade Pengendalian (Brigdal) Karhutla dengan mengerahkan peralatan mekanis dan manual. Upaya tersebut juga melibatkan koordinasi lintas instansi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, serta TNI.

Martinus menambahkan, penanganan cukup terkendala pada area gambut seperti di Pantai Amal dan Juata Laut. Karakteristik lahan yang menyimpan bara di bawah permukaan membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama.

“Untuk pelaku masih dalam proses penyelidikan dan kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, serta meningkatkan kewaspadaan terutama saat cuaca panas, dengan tetap memperhatikan informasi dari BMKG dan BPBD guna mencegah kejadian serupa. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#karhutla #kebakaran hutan #kebakaran lahan #kph