Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kuota Calon Jemaah Haji Tarakan Tahun Ini Menyusut, Ini Penyebabnya

Zakaria RT • Selasa, 28 April 2026 | 16:49 WIB
SIAP BERANGAKT: Calon Jemaah Haji Tarakan tahun 2026. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
SIAP BERANGAKT: Calon Jemaah Haji Tarakan tahun 2026. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Kuota Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Tarakan tahun 2026 mengalami penyusutan setelah melalui proses verifikasi akhir. Dari kuota awal sebanyak 198 orang, jumlah jemaah yang dipastikan berangkat kini tinggal 186 orang.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Tarakan, Asmawan mengatakan, pengurangan tersebut dipicu sejumlah faktor, terutama dari aspek kesehatan dan mutasi jemaah ke luar daerah.

“Dengan berbagai dinamika tersebut, maka jumlah final jemaah yang siap berangkat melalui Tarakan menjadi 186 orang. Ini sudah melalui proses verifikasi yang menyeluruh dan tidak ada lagi perubahan,” ujarnya, Selasa (28/4).

Ia merinci, tiga calon jemaah dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan sehingga batal berangkat. Selain itu, sepuluh jemaah lainnya tercatat melakukan mutasi keluar daerah ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sulawesi. Di sisi lain, terdapat tambahan tiga jemaah yang mutasi masuk ke Tarakan. Meski jumlah berkurang, komposisi jemaah tetap didominasi perempuan, yakni 116 orang, sementara laki-laki sebanyak 70 orang.

Asmawan menegaskan, seluruh jemaah yang tersisa telah dipastikan memenuhi syarat dan siap diberangkatkan. Proses verifikasi dilakukan secara ketat untuk memastikan kelaikan jemaah, terutama dari sisi kesehatan.

“Ini penting untuk menjamin jemaah dapat menjalankan ibadah dengan optimal dan meminimalisasi risiko selama di Tanah Suci,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga memberi perhatian khusus terhadap keberagaman usia jemaah. Rentang usia CJH Tarakan tahun ini cukup lebar, mulai dari 22 tahun hingga 80 tahun.

“Dengan komposisi usia seperti ini, tentu pendekatan pelayanan tidak bisa disamaratakan. Kami terus mengingatkan agar jemaah menjaga kondisi, tidak memaksakan diri, dan selalu mengikuti arahan petugas,” ungkapnya.

Dari sisi kesiapan, seluruh tahapan dinyatakan telah rampung, mulai dari administrasi hingga pembekalan manasik haji. Seluruh paspor jemaah juga telah selesai diproses dan kini berada di Embarkasi Balikpapan. “Jadi secara administratif, seluruh jemaah sudah siap berangkat tanpa kendala,” jelasnya.

Dalam daftar jemaah, Wali Kota Tarakan turut tercatat sebagai peserta haji tahun ini. Diketahui keikutsertaannya menggunakan skema izin khusus, bukan cuti penuh, dengan masa ibadah sekitar 40 hari. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #calon jemaah haji (CJH) #haji #kuota haji