Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

DPRD Tarakan Ingatkan Pemkot, Jangan Tunggu TPAS Juata Kerikil Penuh Baru Bertindak

Zakaria RT • Senin, 27 April 2026 | 20:14 WIB
Anggota Komisi III DPRD Tarakan, Barokah. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Anggota Komisi III DPRD Tarakan, Barokah. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - DPRD Tarakan mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, agar tidak menunggu Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Juata Kerikil mencapai kapasitas penuh sebelum mengambil langkah penanganan. Peringatan ini muncul dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj), yang menyoroti pentingnya antisipasi sejak dini dalam pengelolaan sampah.

Anggota Komisi III DPRD Tarakan, Barokah menegaskan, pola penanganan yang reaktif justru berpotensi menimbulkan persoalan yang lebih besar di kemudian hari. Menurutnya, pengelolaan sampah harus diarahkan pada langkah pencegahan, bukan sekadar penanganan saat kondisi sudah mendesak.

“Kalau kita bisa mengantisipasi lebih awal, tentu akan lebih baik. Jangan sampai menunggu penuh baru dilakukan penanganan. Ini yang perlu menjadi perhatian bersama agar pengelolaan sampah bisa lebih optimal,” tegasnya, Senin (27/4).

Ia menyebut, berdasarkan informasi yang dihimpun DPRD, kawasan TPAS Juata Kerikil masih memiliki potensi lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan landfill. Potensi ini dinilai sebagai solusi realistis untuk menambah kapasitas tanpa harus mencari lokasi baru yang berisiko memunculkan persoalan sosial baru.

“Kami melihat masih ada lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal di kawasan tersebut. Ini bisa menjadi opsi untuk pengembangan ke depan, sehingga kapasitas landfill bisa ditambah tanpa harus mencari lokasi baru,” katanya.

Dorongan untuk memperluas landfill, lanjut Barokah, bukan hanya untuk menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga sebagai langkah strategis menghadapi peningkatan volume sampah seiring pertumbuhan kota.

“Kami berharap ke depan ada rencana penambahan atau perluasan landfill, sehingga daya tampung bisa lebih memadai dan pengelolaan sampah tetap berjalan dengan baik. Ini penting untuk menjaga keberlanjutan sistem yang sudah dibangun,” tuturnya.


Lebih jauh, ia menekankan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi bagian dari perencanaan pembangunan jangka panjang yang terintegrasi. Tanpa perencanaan yang matang, kebijakan yang diambil dikhawatirkan hanya bersifat sementara dan tidak mampu menjawab tantangan ke depan.

“Pengelolaan sampah ini harus dirancang untuk jangka panjang, tidak hanya untuk menjawab kondisi saat ini. Dengan perencanaan yang matang, kita bisa mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi ke depan,” imbuhnya.

DPRD berharap hasil evaluasi dalam LKPj ini tidak berhenti sebagai catatan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti oleh Pemkot Tarakan melalui kebijakan konkret yang terukur. “Ini menjadi bagian dari evaluasi bersama. Harapannya bisa ditindaklanjuti secara bertahap, sehingga pengelolaan sampah di Tarakan bisa semakin baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (zac/jnr)

 

Editor : Januriansyah RT
#tpas #tpas juata kerikil #tarakan #tpa #dprd