Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pedagang Ternak Tarakan Dukung Pasokan Sapi Kurban, Minta Pemerintah Daerah Jaga Stabilitas Harga

Zakaria RT • Jumat, 17 April 2026 | 19:19 WIB
SAPI KURBAN: Pedagang ternak di Tarakan mendukung adanya pasokan sapi kurban. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
SAPI KURBAN: Pedagang ternak di Tarakan mendukung adanya pasokan sapi kurban. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Menjelang Hari Raya Iduladha, meningkatnya kebutuhan hewan kurban mulai dirasakan oleh para pedagang ternak di Kota Tarakan. Di tengah rencana masuknya pasokan sapi dari luar daerah, pelaku usaha lokal menyatakan dukungan, namun tetap mengingatkan pentingnya pengaturan agar tidak memicu ketidakseimbangan harga di pasaran.

Salah seorang pedagang sapi dan kambing, Madong mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam memastikan ketersediaan hewan kurban bagi masyarakat. Namun demikian, ia menilai perlu adanya pengendalian jumlah pasokan agar tidak berdampak pada harga jual.

“Kalau saya mendukung saja, karena memang kebutuhan untuk kurban tinggi. Tapi mudah-mudahan kedatangan sapi tidak merusak harga. Karena kebanyakan pedagang di Tarakan ini beli anakan sapi atau sapi remaja kemudian dibesarkan baru dijual. Karena beli anakan atau sapi muda, itu harganya lebih murah,” ujarnya, Jumat (17/4).

Menurutnya, pola usaha yang dijalankan pedagang lokal selama ini bergantung pada proses pembesaran ternak dari usia muda hingga siap jual. Kondisi tersebut membuat harga jual memiliki perhitungan tersendiri, sehingga jika terjadi lonjakan pasokan secara tiba-tiba tanpa pengaturan, berpotensi menekan harga di tingkat pedagang.

Ia menambahkan, momentum Iduladha merupakan periode krusial bagi pedagang untuk memperoleh keuntungan, mengingat permintaan hewan kurban meningkat signifikan dibanding hari biasa.

“Kalau barang terlalu banyak masuk tanpa pengaturan, biasanya harga bisa turun. Harapan kami pemerintah bisa mengatur jumlah yang masuk supaya tetap seimbang dengan kebutuhan, jadi harga masih wajar dan tidak merugikan pelaku usaha lokal. Yang penting kebutuhan tercukupi, tapi harga juga tetap terjaga. Itu yang kita harapkan,” jelasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #iduladha #sapi kurban #hewan kurban