TARAKAN – Kebakaran hebat melanda Panti Asuhan Arrohimin di Blok C RT 21, Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara, Senin (14/3) siang. Satu unit rumah kontrakan yang digunakan sebagai tempat tinggal pengurus dan anak-anak panti hangus terbakar, menyisakan sebagian kecil bangunan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 WITA. Api dengan cepat membesar dan melahap bagian dapur, kamar tidur, serta ruang tengah bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar.
Kapolsek Tarakan Utara, IPTU Ghazy Prima Daffa Ohoirat mengungkapkan, dugaan awal kebakaran berkaitan dengan aktivitas penjualan bensin eceran di dalam lingkungan panti. Saat kejadian, salah satu santri diketahui sedang menuang bensin ke dalam botol.
“Dari informasi sementara, sempat terjadi tumpahan bensin. Dugaan sementara, itu yang memicu kebakaran. Namun sumber api pastinya masih dalam penyelidikan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara dan keterangan saksi, api pertama kali muncul di area kamar yang berada dekat mesin cuci, tepat di lokasi tumpahan bahan bakar tersebut. Kondisi ruangan yang tertutup serta adanya bahan mudah terbakar membuat api cepat membesar.
Polisi telah memeriksa sedikitnya tiga orang saksi, termasuk pengurus dan santri panti, guna mendalami kronologi kejadian. Garis polisi juga telah dipasang di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh Tim Identifikasi Polres Tarakan.
Dalam insiden tersebut, satu orang santri mengalami luka ringan di bagian tangan akibat pecahan kaca saat berupaya menyelamatkan dokumen penting dari dalam rumah. Korban sempat mendapatkan perawatan di puskesmas sebelum akhirnya kembali ke lokasi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar karena sebagian besar bangunan yang difungsikan sebagai tempat tinggal hangus terbakar. Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT