Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kebakaran Hanguskan Panti Asuhan di Tarakan, 20 Penghuni Selamat dan Mengungsi

Eliazar Simon • Senin, 13 April 2026 | 18:24 WIB
KEBAKARAN: Kebakaran yang melanda Panti Asuhan Arrohimin di Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara, Senin (14/3) siang. ISTIMEWA
KEBAKARAN: Kebakaran yang melanda Panti Asuhan Arrohimin di Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara, Senin (14/3) siang. ISTIMEWA

TARAKAN – Kebakaran yang melanda Panti Asuhan Arrohimin di Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara, Senin (14/3) siang, tidak hanya menghanguskan bangunan tempat tinggal, tetapi juga memaksa puluhan penghuni kehilangan tempat bernaung.

Sebanyak 20 orang berada di lokasi saat kejadian, terdiri dari 14 anak panti, pengurus, serta seorang ustadzah. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kasi Pemadam Kebakaran pada Satpol PP dan PMK Tarakan, Irwan menjelaskan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 13.45 WITA. Tim dari sektor utara menjadi yang pertama tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

“Begitu tiba, kami langsung melakukan pemadaman sekaligus pemblokiran agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar,” ujarnya.

Sebanyak tiga armada diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut, terdiri dari dua unit truk suplai berkapasitas 5 ton dan satu unit mobil pemadam, dengan dukungan sekitar 25 personel. Upaya isolasi dilakukan di sisi kiri dan kanan bangunan karena lokasi berdekatan dengan rumah warga serta bangunan lain di bagian belakang.

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar lebih luas. Kondisi lingkungan yang tidak terlalu padat juga membantu proses pemadaman berjalan lebih efektif. “Alhamdulillah tidak ada kendala di lapangan. Api bisa segera kami kuasai,” tambah Irwan.

Akibat kebakaran tersebut, sebagian besar bangunan panti yang difungsikan sebagai tempat tinggal hangus terbakar. Hanya ruang belajar yang masih tersisa dan relatif tidak terdampak.

Pasca kejadian, para penghuni panti terpaksa mengungsi sementara. Pihak kepolisian bersama pemerintah setempat langsung berkoordinasi untuk penanganan darurat, termasuk penyediaan tempat tinggal sementara dan bantuan logistik.

Kapolsek Tarakan Utara, IPTU Ghazy Prima Daffa Ohoirat, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kelurahan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta BPBD guna memastikan kebutuhan para korban terpenuhi.

“Anak-anak panti untuk sementara akan ditempatkan di lokasi penampungan darurat. Beberapa alternatif seperti rumah warga dan fasilitas pesantren juga sedang disiapkan,” jelasnya.

Selain itu, pendataan kebutuhan korban juga terus dilakukan untuk mempercepat penyaluran bantuan. Sementara proses penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #panti asuhan #kebakaran #pemadam kebakaran