TARAKAN – Pelaksanaan vaksinasi bagi calon jemaah haji (CJH) 2026 di wilayah Kalimantan Utara dilakukan dengan sistem sebar di berbagai puskesmas. Langkah ini diambil untuk memudahkan akses jemaah dan menghindari penumpukan layanan.
Ketua Tim Kerja 4 Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Tarakan, dr. Kristianto Adiwiharyanto, MKM mengatakan, vaksinasi tidak lagi dipusatkan di satu fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, melainkan disesuaikan dengan domisili jemaah.
“Sekarang dibagi per puskesmas agar lebih dekat dengan tempat tinggal jemaah dan pelayanan lebih efektif,” ujarnya.
Di Kota Tarakan, vaksinasi dilaksanakan pada 6, 8, dan 11 April 2026 di sejumlah puskesmas, seperti Puskesmas Pantai Amal dan Puskesmas Lingkas Ujung. Sementara di daerah lain, seperti Nunukan, Sebatik, Tana Tidung, Bulungan, dan Bunyu, pelaksanaan juga dilakukan secara bertahap.
Jumlah jemaah yang mengikuti vaksinasi pun bervariasi di tiap daerah. Di Nunukan tercatat 138 jemaah, Sebatik 85 jemaah, Bulungan sekitar 80 jemaah, serta Bunyu sebanyak 7 jemaah. Sedangkan di Berau, dari total 212 jemaah, sebanyak 199 orang telah menjalani vaksinasi.
Seluruh vaksinasi difasilitasi pemerintah secara gratis, sehingga jemaah tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan. “Untuk haji ini semuanya difasilitasi pemerintah, termasuk vaksinasinya,” jelasnya.
Adapun jenis vaksin yang diberikan masih mengacu pada ketentuan sebelumnya, yakni vaksin meningitis dan polio sebagai syarat utama, serta COVID-19 sesuai kebutuhan berdasarkan riwayat vaksinasi jemaah.
Kristianto menambahkan, selain memberikan kemudahan akses, sistem ini juga mempercepat proses pendataan. Seluruh data jemaah yang telah divaksin akan diinput ke dalam sistem Siskohat dan terintegrasi dengan sistem karantina kesehatan.
Dengan demikian, status vaksinasi jemaah dapat dipantau secara real time dan menjadi salah satu syarat penting dalam proses keberangkatan. “Yang jelas, semua jemaah harus dipastikan sudah memenuhi syarat kesehatan sebelum berangkat,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT