TARAKAN – Keresahan warga kembali muncul di kawasan Timbunan, Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah. Wilayah yang sempat dikenal sebagai lokasi rawan peredaran narkoba itu kini kembali diduga menjadi tempat transaksi terselubung.
Laporan masyarakat menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan, ditandai dengan keluar-masuknya orang asing ke kawasan tersebut, terutama pada waktu-waktu tertentu.
Kepala BNNK Tarakan, Evon Meternik mengatakan, pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan meningkatkan pengawasan dan patroli. “Warga melihat banyak orang asing keluar-masuk ke kampung itu, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya aktivitas narkotika,” katanya.
Meski dalam patroli terbaru petugas belum menemukan barang bukti, indikasi praktik ilegal tetap terendus. Dari hasil interogasi, beberapa orang yang keluar dari lokasi mengaku datang untuk mencari narkoba.
BNNK juga mengungkapkan bahwa modus transaksi masih menggunakan pola lama, yakni dilakukan secara sembunyi-sembunyi, seperti di balik seng hingga kolong rumah warga. “Modusnya masih sama, dilakukan secara tersembunyi,” jelas Evon.
Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, BNNK Tarakan terus berkoordinasi dengan BNN Provinsi Kalimantan Utara dan pihak kepolisian. Langkah ini termasuk membuka peluang dilakukannya razia besar guna menekan potensi berkembangnya kembali peredaran narkotika di kawasan tersebut. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT