TARAKAN – Kelangkaan tiket pesawat menuju Tarakan pasca arus balik Lebaran 2026 berdampak langsung pada masyarakat. Sejumlah warga terpaksa menunda kepulangan karena tidak mendapatkan kursi penerbangan hingga sepekan ke depan.
Berdasarkan pantauan pada platform penjulan tiket online, tiket rute Makassar–Tarakan dan Jakarta–Tarakan dilaporkan kosong hingga 10–11 April 2026. Kalaupun tersedia, harga melonjak tinggi dengan durasi perjalanan yang jauh lebih lama akibat transit.
Salah satu warga Tarakan, Yodi, mengaku harus membatalkan rencana kembali setelah Lebaran karena kehabisan tiket. “Awalnya mau balik Minggu, tapi waktu dicek semua sudah habis sampai minggu depan. Bahkan tiket kapal juga kosong sampai tanggal 12, jadi terpaksa ditunda,” ujarnya.
Ia menyebut kondisi ini cukup menyulitkan, terutama bagi pekerja yang harus segera kembali beraktivitas. Tidak sedikit warga yang akhirnya memilih menunggu harga turun atau mencari alternatif perjalanan lain meski lebih lama.
Untuk penerbangan yang tersedia pada 12 April, harga tiket dari Makassar mencapai Rp 2,4 juta dengan waktu tempuh hingga 14 jam menggunakan kombinasi maskapai Citilink dan Super Air Jet melalui Balikpapan.
Sementara dari Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta, tiket bahkan hanya tersedia untuk kelas bisnis dengan harga menyentuh Rp8,7 juta.
Kondisi ini membuat sebagian masyarakat harus mengatur ulang jadwal perjalanan mereka. Selain itu, keterbatasan moda transportasi alternatif juga memperparah situasi, terutama karena tiket kapal laut turut mengalami lonjakan permintaan.
Warga berharap adanya penambahan jadwal penerbangan atau solusi dari maskapai agar akses menuju Tarakan kembali normal dalam waktu dekat. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT