Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Konflik Timur Tengah Meningkat, Kemenhaj Tarakan Pastikan Jemaah Umrah Tetap Berangkat Normal

Eliazar Simon • Minggu, 5 April 2026 | 20:35 WIB
Kepala Kantor Kemenhaj Tarakan H. Asmawan. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Kepala Kantor Kemenhaj Tarakan H. Asmawan. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah tidak berdampak langsung terhadap jemaah umrah asal Kalimantan Utara. Pemerintah memastikan pelaksanaan ibadah umrah masih berjalan normal dan aman, khususnya bagi jemaah yang menggunakan penerbangan langsung menuju Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tarakan, H. Asmawan menegaskan, hingga akhir Maret 2026 tidak ada laporan gangguan terhadap keberangkatan maupun kepulangan jemaah asal Tarakan dan sekitarnya.

“Selama menggunakan penerbangan langsung Indonesia–Jeddah atau Madinah, jemaah dalam kondisi aman dan tidak terdampak situasi konflik,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, rute langsung menjadi faktor utama yang menjamin keamanan karena tidak melintasi wilayah udara yang berpotensi terdampak konflik. Maskapai penerbangan juga telah melakukan penyesuaian jalur sesuai rekomendasi otoritas penerbangan internasional.

Selain itu, Pemerintah Arab Saudi hingga kini tetap membuka layanan umrah bagi jemaah internasional, termasuk dari Indonesia. Tidak ada pembatasan akses masuk ataupun kebijakan penghentian sementara ibadah umrah.

“Arab Saudi masih membuka layanan seperti biasa. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir sepanjang mengikuti prosedur resmi,” tegasnya.

Asmawan juga menyebut, dalam beberapa pekan terakhir jemaah asal Kalimantan Utara yang telah kembali ke Tanah Air dilaporkan dalam kondisi sehat dan lancar. Salah satunya rombongan dari Malinau yang transit di asrama haji sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.

Meski situasi geopolitik masih dinamis, pihaknya memastikan koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan untuk memantau perkembangan terkini.

“Kami tetap siaga dan memantau setiap perkembangan. Jika ada perubahan kebijakan internasional, tentu akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#keberangkatan haji #tarakan #calon jemaah haji (CJH) #haji #calon jemaah haji