Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Minim Saksi Mata, Satlantas Polres Tarakan Dalami Kronologi Laka Maut di Jalan Aki Balak

Eliazar Simon • Kamis, 2 April 2026 | 18:50 WIB
OLAH TKP : Personel Satlantas Polres Tarakan yang melakukan oleh TKP guna proses penyelidikan terhadap laka lantas yang memakan korban jiwa di Jalan Aki Balak, Kamis (2/4). ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
OLAH TKP : Personel Satlantas Polres Tarakan yang melakukan oleh TKP guna proses penyelidikan terhadap laka lantas yang memakan korban jiwa di Jalan Aki Balak, Kamis (2/4). ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat, Kamis (2/4) sore, masih menyisakan tanda tanya. Minimnya saksi mata yang melihat langsung kejadian membuat polisi harus bekerja ekstra mengungkap kronologi pasti insiden tersebut.

Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana mengungkapkan, sebagian besar saksi yang berada di lokasi hanya mendengar suara benturan keras tanpa melihat secara langsung proses kecelakaan.

“Untuk saksi yang ada di lokasi, sebagian besar hanya mendengar suara seperti letusan. Saat kejadian kondisi jalan masih gerimis dan relatif sepi,” ujarnya.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.15 WITA itu mengakibatkan seorang pria berinisial S meninggal dunia di tempat. Korban diduga terlibat kecelakaan dengan sebuah dump truck yang melaju di jalur yang sama.

Menurut Ardi, kondisi di lokasi saat kejadian turut memengaruhi terbatasnya keterangan saksi. Jalan yang tidak terlalu ramai usai hujan gerimis membuat tidak banyak warga yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

“Lokasi baru ramai setelah warga melihat korban sudah tergeletak di jalan, sehingga memicu kerumunan,” jelasnya.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan berbagai petunjuk. Polisi menelusuri titik benturan melalui bekas-bekas di kendaraan maupun kondisi jalan.

“Untuk saat ini kami masih mendalami dari bekas-bekas di kendaraan roda dua dan roda enam, serta kondisi di jalan,” katanya.

Dalam penanganan awal, polisi telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban dan dump truck yang diduga terlibat dalam kecelakaan. Pengemudi truk juga telah diamankan di Mako Satlantas Polres Tarakan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui mengalami luka berat di bagian kepala. Meski masih mengenakan helm, dugaan kuat korban terlindas kendaraan diperkuat dari kondisi helm serta bekas benturan di lokasi.

“Korban masih menggunakan helm. Namun dari kondisi yang kami lihat, terdapat luka serius di bagian kepala,” ungkap Ardi.

Ardi menegaskan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dengan mencocokkan keterangan saksi, hasil olah TKP, serta pemeriksaan terhadap pengemudi dump truck.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi pasti kecelakaan,” tegasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara, terutama dalam kondisi jalan basah usai hujan, guna menghindari risiko kecelakaan lalu lintas. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #lakalantas #kecelakaan maut #kecelakaan