TARAKAN – Upaya pencarian terhadap teman dari pelaku kasus penganiayaan berujung maut yang dilakukan IR (36) di Kelurahan Karang Rejo, Tarakan Barat, masih terus dilakukan aparat kepolisian. Hingga kini, keberadaan pria yang diduga melihat langsung dalam insiden berdarah pada Jumat (27/3) lalu, masih belum diketahui secara pasti.
Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Reginal Yuniawan Sujono melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) IPDA Eko Susilo menjelaskan, berbagai langkah pencarian telah dilakukan. Polisi menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian, termasuk menelusuri lingkungan pergaulan terduga pelaku.
“Sejauh ini kami sudah melakukan penelusuran ke teman-temannya dan tempat-tempat yang biasa dikunjungi. Namun, keberadaan saksi masih belum kami temukan,” ujar Eko.
Berdasarkan informasi sementara, saksi masih diduga berada di wilayah Tarakan. Meski demikian, kemungkinan pelaku melarikan diri ke luar daerah tetap terbuka. “Informasi awal masih di Tarakan, tapi tidak menutup kemungkinan sudah keluar daerah. Ini yang masih kami dalami,” jelasnya.
Meski proses pengejaran terus dilakukan, polisi belum menetapkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap terduga saksi. Hal tersebut lantaran penyidik masih mengumpulkan alat bukti tambahan guna memperkuat peran yang bersangkutan dalam kasus tersebut.
“Belum kami terbitkan DPO karena masih tahap pengembangan. Kami pastikan dulu keterlibatan dan perannya,” tegas Eko.
Kasus ini sendiri sempat menggegerkan warga Karang Rejo, setelah korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka akibat senjata tajam. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT