TARAKAN – Upaya membuka keterisolasian wilayah perbatasan di Kalimantan Utara terus (Kaltara) menunjukkan progres positif. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Anang Busra kini menambah frekuensi penerbangan rute Tarakan–Krayan–Tarakan dengan mengoperasikan pesawat CN-295 sejak Maret 2026.
Penambahan ini melengkapi layanan penerbangan yang telah berjalan sejak 2009 menggunakan pesawat Casa. Kehadiran armada tambahan tersebut menjadi solusi atas tingginya kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah Krayan yang selama ini memiliki keterbatasan akses darat akibat kondisi geografis.
Rute Tarakan–Krayan dikenal sebagai jalur vital bagi masyarakat perbatasan. Selain mengangkut penumpang, penerbangan ini juga berperan penting dalam distribusi bahan pokok, serta mendukung layanan kesehatan dan pendidikan di daerah terpencil.
Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menegaskan, peningkatan frekuensi penerbangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin konektivitas wilayah.
“Kami ingin memastikan masyarakat di perbatasan tetap mendapatkan akses transportasi yang layak. Penerbangan ini sangat penting, bukan hanya untuk mobilitas, tetapi juga untuk menunjang kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, langkah ini juga merupakan hasil komunikasi aktif Pemprov Kaltara dengan TNI, termasuk melalui surat resmi yang diajukan untuk mendorong penambahan frekuensi penerbangan di rute tersebut.
Sinergi antara Pemprov Kaltara dan TNI AU dinilai menjadi kunci dalam memperkuat pembangunan wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi transportasi, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi lokal dan kelancaran distribusi logistik.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Kaltara juga menyerahkan hibah satu unit kendaraan operasional Toyota Hiace kepada Lanud Anang Busra pada 31 Maret 2026. Kendaraan tersebut akan digunakan untuk mendukung mobilitas awak pesawat dalam menjalankan tugas di wilayah Kalimantan Utara.
Komandan Lanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Pemprov Kaltara. Ini sangat membantu kelancaran operasional kami dalam mendukung konektivitas wilayah perbatasan,” singkatnya.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI AU diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempertegas kehadiran negara di wilayah perbatasan. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT