Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Posko Lebaran Bandara Juwata Tarakan, 36 Ribu Penumpang Terlayani Selama Arus Mudik dan Balik

Eliazar Simon • Senin, 30 Maret 2026 | 18:50 WIB

DITUTUP: Posko Koordinasi Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriah di Bandara Juwata Tarakan resmi berakhir pada Senin (30/3).
DITUTUP: Posko Koordinasi Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriah di Bandara Juwata Tarakan resmi berakhir pada Senin (30/3).

TARAKAN – Penyelenggaraan Posko Koordinasi Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriah di Bandara Juwata Tarakan resmi berakhir, Senin (30/3). Selama 18 hari pelaksanaan, kinerja pelayanan dinilai optimal dengan indikator kelancaran operasional dan minimnya gangguan di lapangan.

Berdasarkan data resmi, total pergerakan penumpang selama periode 13 hingga 30 Maret mencapai 36.770 orang. Rinciannya, 20.218 penumpang berangkat dan 16.552 penumpang datang.

Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum BLU UPBU Kelas I Utama Juwata, Choirul Ichsan menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan kesiapan sistem pelayanan bandara dalam menghadapi lonjakan trafik musiman.

“Secara umum pelaksanaan posko berjalan aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan kendala signifikan, baik dari sisi operasional penerbangan maupun pelayanan penumpang,” ujarnya.

Dari sisi pergerakan pesawat, tercatat 487 pergerakan selama periode posko, masing-masing 241 keberangkatan dan 246 kedatangan. Sementara angkutan kargo juga cukup tinggi, dengan total 165.780 kilogram untuk keberangkatan dan 227.034 kilogram untuk kedatangan.

Choirul menilai, keberhasilan ini tidak terlepas dari kesiapan fasilitas serta penguatan koordinasi lintas instansi. Seluruh stakeholder yang terlibat dinilai mampu menjalankan perannya secara maksimal.

Mulai dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, BMKG, Basarnas, maskapai penerbangan, ground handling hingga dukungan media turut berkontribusi menjaga stabilitas operasional selama masa mudik dan arus balik.

“Sinergi menjadi kunci utama. Dengan koordinasi yang solid, setiap potensi kendala bisa diantisipasi sejak dini,” katanya.

Ia menambahkan, hasil evaluasi pelaksanaan posko tahun ini akan menjadi bahan perbaikan untuk peningkatan layanan ke depan. Terutama dalam menghadapi periode Lebaran berikutnya yang diperkirakan tetap mengalami lonjakan penumpang.

“Ke depan, kami akan terus melakukan pembenahan, baik dari sisi fasilitas, SDM maupun pola koordinasi agar pelayanan semakin optimal,” tutupnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #bandara #arus balik #arus mudik #bandara juwata