TARAKAN – Peluang cabang olahraga panahan Kota Tarakan untuk kembali bersinar di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara dinilai terbuka lebar. Optimisme itu menguat setelah terpilihnya Rozi Djoko Arfiono sebagai Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Tarakan periode 2026–2030 secara aklamasi dalam musyawarah kota, Minggu (29/3).
Rozi menegaskan, capaian prestasi sebelumnya menjadi modal penting untuk menghadapi Porprov yang rencananya digelar di Malinau. Ia menyebut, potensi atlet panahan Tarakan cukup besar dan mampu bersaing di level provinsi.
“Kalau melihat prestasi yang ada, peluang kita besar. Atlet berbakat di Tarakan banyak, tinggal bagaimana kita dorong dan fasilitasi secara maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan meraih medali emas pada ajang sebelumnya menjadi indikator bahwa panahan masih menjadi cabang olahraga unggulan. Karena itu, Perpani akan fokus mempersiapkan atlet terbaik melalui program pembinaan yang lebih terarah.
Sebagai bagian dari persiapan, Perpani berencana mengintensifkan kompetisi internal antar klub. Kejuaraan tersebut akan menjadi ajang seleksi bagi atlet yang akan diturunkan di Porprov.
“Kita akan adakan lomba antar klub. Dari situ kita bisa melihat siapa saja atlet yang siap bertanding, termasuk untuk kejuaraan di daerah lain,” jelasnya.
Selain itu, atlet juga akan didorong mengikuti berbagai kejuaraan di luar daerah seperti di Bulungan dan Malinau guna meningkatkan jam terbang.
Sementara itu, Sekretaris KONI Tarakan, Rizkyanto menyebut panahan merupakan salah satu cabang olahraga andalan yang konsisten menyumbang prestasi.
“Panahan ini sudah terbukti mampu bersaing, bahkan sampai tingkat nasional. Kita berharap bisa kembali mendulang medali di Porprov nanti,” ujarnya.
Dengan potensi yang ada, KONI optimistis panahan akan menjadi salah satu lumbung medali bagi Tarakan dalam ajang Porprov mendatang. “Ini momentum penting untuk menunjukkan kemampuan Tarakan di tingkat provinsi,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT