TARAKAN — Persoalan pembuangan sampah sembarangan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Tarakan. Meski berbagai imbauan telah dilakukan, sejumlah titik masih kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar oleh masyarakat, salah satunya Gunung Selatan.
Sehingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan memasang spanduk larangan membuang sampah dengan harapan tidak ada lagi oknum masyarakat yang membuang sampah di lokasi tersebut.
Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Tarakan, Yohanis K. Patongloan mengatakan, salah satu lokasi yang masih sering dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal adalah kawasan Gunung Selatan.
Dikatakannya, sebagai upaya menghentikan pembuangan sampah liar, pihaknya telah memasang banner atau spanduk peringatan di lokasi tersebut sebagai bentuk imbauan kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di area tersebut. Kendati demikian, ia mengaku masih ada sampah orang yang melakukan aktivitas tersebut.
“Sudah kita pasang banner untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah di Gunung Selatan. Tapi tadi pagi lokasi itu sudah penuh lagi dengan sampah. Ini karena rendahnya kepedulian sebagian masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan ringannya sanksi pada pelaku. Ini masih menjadi kendala utama. Kebanyakan pelaku dihukum ringan jadi tidak menimbulkan efek jera," ujarnya, Jumat (27/3).
"Sampah yang dibuang tidak hanya berasal dari rumah tangga, tapi juga dari berbagai sumber lain. Misalnya sampah toko, perusahaan, hingga sampah bongkaran bangunan. Itulah kami berencana memasang CCTV yang diharapkan bisa membantu petugas mengidentifikasi pelaku yang membuang sampah sembarangan," sambungnya.
Menurutnya, perangkat CCTV yang akan dipasang nantinya menggunakan sistem penyimpanan memori sehingga rekaman dapat ditelusuri apabila terjadi pelanggaran. Selain pemasangan CCTV, DLH juga tengah mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali pos penjagaan yang berada di kawasan tersebut. Pos tersebut sebelumnya sempat dibangun, namun saat ini tidak lagi difungsikan secara optimal.
“Rencananya kita akan memasang CCTV di lokasi itu. Sistemnya menggunakan memori, sehingga kita bisa mengetahui siapa saja yang membuang sampah di situ. Kalau kondisi anggaran memungkinkan, pos itu dimanfaatkan kembali sebagai tempat petugas melakukan pengawasan langsung di lapangan," jelasnya.
Selain itu, ia mengungkapkan jika saat ini pihaknya telah menerima laporan adanya aktivitas pembuangan sampah di kawasan Gunung Selatan. Petugas yang turun ke lapangan disebut telah mengidentifikasi pelaku.
“Anggota kami masih berada di lapangan karena ada laporan masyarakat yang membuang sampah tadi pagi. Tapi kami belum pegang bukti, kalau pelakunya sudah tahu. Kami pantau dulu, begitu dia membuang lagi difoto nanti fotonya jadi bukti” ungkapnya.
"Pasti akan kami laporkan sesuai perda, tapi tentu harus ada bukti dulu. Kalau tidak ada bukti tidak bisa diproses. Yang jelas pelaku ini memakai mobil pikap dia membuang sampah lansung jumlah besar. Sudah kami selidiki jam berapa jadwal dia buang sampah dan plat nomornya," pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT