TARAKAN – Lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Malundung Tarakan berhasil diantisipasi dengan baik oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan. Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, kondisi di pelabuhan tetap terkendali tanpa penumpukan berarti.
Puncak arus balik terjadi pada Rabu (25/3) dengan jumlah penumpang mencapai 2.021 orang. Secara keseluruhan, jumlah kedatangan selama periode arus balik tercatat sekitar 3.200 penumpang atau meningkat 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala KSOP Tarakan, Stanislaus Wembly Wetik mengatakan, kelancaran ini tidak lepas dari kesiapan pihaknya dalam melakukan antisipasi sejak awal. “Kami sudah melakukan berbagai langkah, mulai dari penambahan personel, pengaturan alur penumpang, hingga koordinasi dengan operator kapal. Sehingga saat puncak arus balik terjadi, semuanya tetap berjalan lancar,” ujarnya.
Selain itu, seluruh kapal yang dijadwalkan sandar dapat beroperasi normal tanpa kendala cuaca maupun teknis. Hal ini turut mendukung kelancaran arus balik tahun ini.
KSOP juga memastikan pelayanan kepada penumpang tetap optimal, termasuk dalam hal keamanan dan kenyamanan selama berada di area pelabuhan. “Kami berupaya memastikan masyarakat bisa kembali dengan aman dan nyaman. Ini menjadi prioritas utama kami setiap momentum arus mudik maupun balik,” tambahnya.
Ke depan, KSOP Tarakan akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam menghadapi lonjakan penumpang pada momen besar seperti Lebaran. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT