Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Cegah Pembuang Sampah Liar di Gunung Selatan, DLH Tarakan Berencana Pasang CCTV

Zakaria RT • Kamis, 26 Maret 2026 | 18:28 WIB

Kepala DLH Tarakan Andry Rawung
Kepala DLH Tarakan Andry Rawung

TARAKAN - Persoalan pembuangan sampah liar di kawasan Gunung Selatan kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Tarakan. Upaya penertiban terus dilakukan karena lokasi tersebut masih kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh oknum masyarakat maupun pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab.

Menyadari kondisi itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan langkah pengawasan lebih ketat dengan rencana pemasangan kamera pengawas atau CCTV untuk memantau aktivitas pembuangan sampah ilegal di kawasan tersebut.

Kepala DLH Tarakan, Andry Rawung mengatakan, pihaknya kembali melakukan pembersihan di kawasan Gunung Selatan pada Kamis (26/3), setelah ditemukan tumpukan sampah yang sempat dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Ia menjelaskan, pembersihan dilakukan menggunakan dua unit mobil pengangkut sampah. Selain mengangkut sampah yang berserakan, petugas juga merapikan area sekitar agar tidak lagi terlihat kumuh.

“Pada hari ini tentu kami dari DLH selalu hadir ketika ada sampah-sampah liar, khususnya di Gunung Selatan. Tadi pagi kami bersihkan karena kemarin ada pembakaran yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Setelah proses pembersihan selesai, kami langsung memasang plang peringatan berupa banner di lokasi tersebut," ujarnya.

"Pemasangan banner ini bertujuan mengingatkan masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak lagi membuang sampah di kawasan tersebut.

Menurut Andry, kawasan Gunung Selatan bukan merupakan tempat pembuangan sampah. Lokasi tersebut bahkan termasuk dalam kawasan lindung sehingga tidak boleh dijadikan tempat pembuangan limbah maupun sampah rumah tangga.

“Karena memang di Gunung Selatan itu bukan tempatnya untuk membuang sampah, karena itu masih dalam kawasan lindung,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pembersihan sampah di kawasan Gunung Selatan sudah dilakukan berkali-kali oleh petugas DLH. Bahkan, jumlahnya sudah sulit dihitung karena hampir setiap ada laporan masyarakat terkait tumpukan sampah, petugas langsung turun melakukan pembersihan.

“Kami dari DLH setiap saat melakukan pembersihan. Sudah tidak terhitung berapa kali teman-teman turun membersihkan di Gunung Selatan. Kalau ada laporan tentu kita akan bersihkan. Selama ini, jenis sampah yang ditemukan di kawasan Gunung Selatan cukup beragam. Mulai dari sisa bongkaran bangunan, kardus bekas dari toko atau usaha, hingga sampah rumah tangga yang dibuang oleh masyarakat,” katanya.

“Temuan kita paling banyak bongkaran bangunan. Kemudian kardus-kardus dari toko, dan juga sampah rumah tangga. Bahkan ada yang naik motor lalu melempar sampah begitu saja,” ungkapnya.

Lanjutnya, guna mencegah kejadian serupa terus berulang, DLH berencana memasang kamera CCTV di kawasan tersebut. Kamera pengawas ini diharapkan dapat membantu memantau aktivitas masyarakat sekaligus mengidentifikasi pelaku yang membuang sampah secara ilegal.

“Mungkin minggu-minggu ini kita sudah pasang CCTV. Nanti kita lihat di lapangan di mana posisi yang paling tepat untuk memantau. Kalau nantinya ditemukan masyarakat yang tertangkap kamera melakukan pembuangan sampah sembarangan, kamk akan berkoordinasi dengan aparat penegak ketertiban seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk penindakan lebih lanjut," pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#Gunung Selatan #tarakan #dinas lingkungan hidup #buang sampah #DLH