Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kebakaran Binalatung Hanguskan Pondok dan Listrik Warga, Satu Petugas BPBD Tarakan Terluka

Eliazar Simon • Rabu, 25 Maret 2026 | 15:45 WIB

 

PADAMKAN : Sejumlah petugas BPBD Tarakan berusaha memadamkan api yang membakar lahan di kawasan Binalatung.
PADAMKAN : Sejumlah petugas BPBD Tarakan berusaha memadamkan api yang membakar lahan di kawasan Binalatung.

TARAKAN – Kebakaran lahan di kawasan Binalatung, Pantai Amal, Tarakan Timur, tidak hanya menghanguskan semak belukar, tetapi juga berdampak langsung pada warga. Satu pondok milik masyarakat dilaporkan terbakar, sementara jaringan listrik sempat terganggu akibat kabel distribusi yang ikut dilalap api. Peristiwa yang terjadi Selasa (24/3) itu juga menyebabkan satu orang petugas BPBD Kota Tarakan mengalami luka saat proses pemadaman.

Kepala Pelaksana BPBD Tarakan, Yonsep mengungkapkan, petugas tersebut terluka akibat terkena paku di lokasi kejadian dan langsung mendapatkan penanganan medis. “Sudah dioperasi tadi malam di RSU Carsa. Kondisinya aman dan sekarang sedang istirahat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebakaran tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan di beberapa titik secara bersamaan. Selain Binalatung, api juga muncul di Perumahan PNS dan Bukit Tengkorak di wilayah Juata Laut. Situasi ini membuat petugas harus bekerja ekstra keras membagi kekuatan pemadaman.

“Penanganan kemarin cukup berat karena ada tiga titik besar. Personel harus berpencar,” katanya.

Yonsep menambahkan, besarnya api menyebabkan kerusakan pada kabel distribusi listrik di sepanjang jalan menuju permukiman warga. Akibatnya, aliran listrik sempat padam. “Yang terbakar itu kabel distribusi, bukan jaringan utama. Tapi tetap berdampak ke rumah warga,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, BPBD tidak bekerja sendiri. Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan, mulai dari TNI, Polri, OPD Pemkot Tarakan, hingga pihak swasta dan masyarakat.

“Semua bergerak bersama. Ini kolaborasi pentahelix untuk mempercepat pemadaman,” ujarnya.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. BPBD telah berkoordinasi untuk memastikan apakah kebakaran dipicu faktor alam atau adanya unsur kelalaian manusia.

“Masih didalami. Karena ini lahan masyarakat, perlu dipastikan penyebabnya,” pungkas Yonsep. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#karhutla #tarakan #bpbd #kebakaran