Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian, Tiga Korban yang Diduga Tenggelam di Perairan Tana Tidung Belum Ditemukan

Sophian Hadi • Senin, 23 Maret 2026 | 10:00 WIB

PENCARIAN: Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menyusuri Sungai Sesayap Tana Tidung, Senin (23/3).
PENCARIAN: Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menyusuri Sungai Sesayap Tana Tidung, Senin (23/3).

TIDENG PALE - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) speedboat reguler Habibie Express serta dua korban longboat di perairan Tana Merah, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Senin (23/3).

Pencarian memasuki hari kelima untuk korban di Sungai Sesayap dan ketiga untuk korban di perairan Tana Merah.

Hingga kemarin, ketiga korban masih belum ditemukan.


Hari ini, tim SAR gabungan bertolak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) untuk melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi. Area pencarian di Sungai Sesayap meliputi titik koordinat:

A. 3°35'27.25"N 116°58'9.20"E
B. 3°30'8.91"N 117°36'29.07"E
C. 3°32'6.59"N 117°37'22.04"E
D. 3°36'9.51"N 116°58'15.76"E


Sementara itu, untuk pencarian di perairan Tana Merah, tim juga bergerak ke LKP dengan area pencarian:

A. 3°21’44”N, 117°30’8”E
B. 3°40’54”N, 117°30’8”E
C. 3°40’54”N, 117°49’11”E
D. 3°21’44”N, 117°49’11”E


Diketahui, korban ABK speedboat bernama Firman, warga Tana Tidung. Sementara dua korban longboat yang dihantam badai pada Sabtu dini hari lalu adalah Sudirman dan Olleng, warga Kota Tarakan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tarakan, Dede Hariana, mengatakan tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam melakukan pencarian di dua lokasi tersebut.


“Pencarian hari ini kembali dilanjutkan dengan memperluas area sesuai rencana operasi. Tim di lapangan melakukan penyisiran secara maksimal, baik di Sungai Sesayap maupun perairan Tana Merah,” ujarnya.


Ia menambahkan, seluruh unsur yang terlibat diharapkan dapat bekerja secara optimal agar korban segera ditemukan.(ana)

Editor : Sophian Hadi