TARAKAN – Pertemuan dua momentum besar keagamaan, Idulfitri dan Nyepi, menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara keyakinan dan kebersamaan.
Hal itu disampaikan Ketua PURT DPD RI, Hasan Basri, di mana pada suasana hangat ini, ia menyoroti kecenderungan perbedaan yang kerap dibesar-besarkan, terutama di kalangan umat Islam sendiri. Menurutnya, perbedaan bukan sesuatu yang harus dipertentangkan, melainkan diterima sebagai bagian dari dinamika yang wajar.
“Perbedaan itu rahmat. Yang tidak boleh adalah ketika perbedaan justru memicu konflik. Jangan karena hal-hal kecil seperti waktu atau cara, kita jadi saling berseberangan,” ujarnya, Jumat (20/3).
Ia menegaskan, di atas segala perbedaan, seluruh masyarakat tetap berada dalam satu ikatan besar sebagai bangsa Indonesia. Karena itu, menjaga persatuan bukan sekadar imbauan, melainkan tanggung jawab bersama.
“Pada akhirnya kita semua berada dalam satu negara. Jangan sampai perbedaan membuat kita lupa bahwa persatuan jauh lebih penting,” tegasnya.
Lebih jauh, Hasan Basri juga mengangkat isu toleransi antarumat beragama yang dinilainya menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial, terlebih saat Ramadan beriringan dengan perayaan Nyepi. Ia menilai praktik toleransi di masyarakat selama ini sudah berjalan baik, namun tetap harus dirawat.
Ia mencontohkan pengalaman di Bali, di mana solidaritas lintas agama terlihat nyata. Umat non-Muslim ikut menjaga keamanan masjid saat salat tarawih berlangsung, demi memastikan umat Islam dapat beribadah dengan tenang.
“Itu contoh nyata bahwa toleransi bukan sekadar wacana, tapi benar-benar dipraktikkan,” katanya.
Sebagai bentuk penghormatan, ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang merayakan Nyepi, seraya berharap nilai-nilai kebersamaan terus diperkuat.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung peran media sebagai mitra strategis dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat. Media, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam meredam potensi konflik akibat perbedaan.
Menutup pernyataannya, Hasan Basri menyampaikan ucapan menjelang Idulfitri kepada umat Muslim, sekaligus mengajak menjadikan momen hari besar sebagai ruang mempererat persaudaraan. “Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Taqabbalallahu minna wa minkum,” pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT