TARAKAN – Di tengah melimpahnya stok ikan di Pasar Tenguyun, masyarakat diminta lebih cermat dalam memilih kualitas ikan yang akan dikonsumsi, terutama selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Hasil monitoring Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama instansi terkait menemukan adanya variasi harga pada ikan yang dijual pedagang. Ikan yang telah lebih lama disimpan umumnya dijual dengan harga lebih murah dibandingkan ikan segar.
Ketua Tim Kerja Karantina Ikan pada BKHIT Kalimantan Utara, Syahrani, menjelaskan, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar dalam aktivitas perdagangan ikan.
“Ikan yang sudah lebih lama disimpan biasanya dijual dengan harga lebih rendah, bahkan bisa separuh harga normal. Itu strategi pedagang agar barang tetap terjual,” ujarnya.
Meski demikian, ia memastikan sebagian besar ikan yang beredar di Pasar Tenguyun masih dalam kondisi layak konsumsi. Secara visual, kualitas ikan masih tergolong baik meskipun tidak dilakukan pengujian laboratorium di lokasi.
Menurutnya, masyarakat Tarakan umumnya sudah memiliki pengetahuan dasar dalam membedakan ikan segar dan yang kualitasnya mulai menurun. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan konsumsi.
“Konsumen biasanya sudah paham. Mereka bisa melihat dari warna, bau, dan tekstur ikan untuk menentukan masih layak atau tidak,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak hanya tergiur harga murah, tetapi tetap mengutamakan kualitas dan kesegaran ikan yang dibeli. Di sisi lain, ketersediaan ikan sendiri dipastikan masih aman, dengan pasokan yang berasal dari nelayan lokal maupun distribusi dari luar daerah. Jenis ikan seperti tenggiri, kembung, layang, ikan karang, dan udang masih mendominasi lapak pedagang.
Syahrani menegaskan, pengawasan terhadap kualitas pangan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan keamanan konsumsi masyarakat tetap terjaga. “Kami minta masyarakat tetap teliti dalam memilih. Jangan hanya melihat harga, tapi pastikan kualitasnya juga baik agar aman dikonsumsi,” tegasnya.
Dengan kombinasi pasokan yang melimpah dan kesadaran konsumen yang baik, diharapkan kebutuhan ikan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi dengan aman dan nyaman. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT