TARAKAN - Aktivitas penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan mulai menunjukkan peningkatan menjelang arus mudik Lebaran. Lonjakan jumlah penumpang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada pertengahan pekan ini seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menuju berbagai daerah di Kalimantan Utara.
Saat dikonfirmasi, Penelaah Teknis Kebijakan UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Shandy Nadzifa Yusuf mengatakan, peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir dibandingkan hari normal.
Ia memperkirakan, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret mendatang. Pada periode tersebut, jumlah penumpang diprediksi meningkat signifikan dibanding hari-hari biasa “Kalau di hari biasa jumlah penumpang masih relatif stabil, tetapi sekarang sudah mulai ada kenaikan menjelang arus mudik Lebaran. Perkiraan puncaknya sekitar tanggal 18. Pada saat itu jumlah penumpang diprediksi meningkat cukup signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya, Senin (16/3).
"Untuk mendukung kelancaran transportasi laut selama periode mudik, kami memastikan kesiapan armada speedboat yang beroperasi. Saat ini terdapat sekitar 54 unit speedboat yang terdaftar di Pelabuhan Tengkayu I. Tapi dari jumlah ini, hanya sekitar 50 armada yang dipastikan beroperasi karena beberapa unit masih dalam proses perbaikan," sambungnya.
Adapun setiap speedboat memiliki kapasitas penumpang yang berbeda-beda tergantung ukuran dan jenis armada. Karena itu pengawasan dilakukan secara ketat agar tidak terjadi kelebihan muatan selama perjalanan. pihaknya memantau lewat manifest penumpang setiap hari. Tujuannya untuk memastikan speedboat tidak melebihi kapasitas yang ditentukan.
Selain pihak pelabuhan, dikatakannya pengawasan juga melibatkan sejumlah instansi terkait seperti KSOP, Polairud, serta aparat kepolisian dari Polda Kalimantan Utara. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran selama arus mudik berlangsung.
“Beberapa instansi juga ikut terlibat dalam pengawasan seperti KSOP, Polairud, dan kepolisian. Mereka turut memastikan armada tidak overload dan tetap sesuai standar keselamatan. Sementara itu pemeriksaan kelaikan armada atau ramp check dilakukan oleh KSOP. Pemeriksaan terakhir terhadap armada speedboat di Pelabuhan Tengkayu I dilaksanakan pada 5 Maret lalu," katanya.
Diungkapkannya, setelah dinyatakan memenuhi standar keselamatan, armada akan mendapatkan tanda atau stiker sebagai bukti kelayakan operasi. Lanjutnya, selain aspek keselamatan pelayaran, pihak pelabuhan juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengguna jasa pelabuhan. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan baik oleh motoris maupun penumpang yang hendak melakukan perjalanan.
“Pemeriksaan kesehatan tersedia setiap hari dari petugas kesehatan kepelabuhanan. Jadi tidak hanya untuk motoris, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh penumpang,” katanya.
Lanjutnya, pihaknya juga terus melakukan pemantauan harian terhadap perkembangan jumlah penumpang selama periode mudik. Data pergerakan penumpang diperbarui secara berkala untuk melihat tren kenaikan arus mudik di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.
“Data penumpang terus kami pantau setiap hari. Biasanya pembaruan dilakukan pada malam hari untuk melihat perkembangan jumlah penumpang yang berangkat,” pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT