Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Mudik Laut Diprediksi Naik 25 Persen, KSOP Tarakan Siapkan 63 Armada

Eliazar Simon • Minggu, 15 Maret 2026 | 14:46 WIB

MENINGKAT : Arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur laut di Kota Tarakan diprediksi mengalami peningkatan dan KSOP Tarakan akan menyiapkan 63 armada khusus angkutan laut.
MENINGKAT : Arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur laut di Kota Tarakan diprediksi mengalami peningkatan dan KSOP Tarakan akan menyiapkan 63 armada khusus angkutan laut.

TARAKAN – Arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur laut di Kota Tarakan diprediksi mengalami peningkatan signifikan. Kantor Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tarakan memperkirakan jumlah penumpang angkutan laut tahun ini mencapai 26.166 orang atau meningkat sekitar 25 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Kepala KSOP Tarakan, Stanislaus W. Wetik mengatakan, peningkatan jumlah penumpang tersebut diantisipasi dengan menyiapkan puluhan armada kapal yang akan melayani berbagai rute pelayaran dari dan menuju Tarakan.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kami telah menyiapkan armada yang terdiri dari dua kapal pelayaran nasional, empat kapal perintis, dua kapal pelayaran luar negeri, tiga kapal ferry penyeberangan serta 52 kapal tradisional atau speed boat,” ujarnya, Jumat (13/3).

Selain armada angkutan penumpang, sebanyak sembilan kapal negara juga disiagakan untuk mendukung pengawasan serta penanganan kondisi darurat di wilayah perairan Tarakan.

Kapal tersebut terdiri dari empat kapal milik KSOP Tarakan, empat kapal milik Distrik Navigasi Tarakan, serta satu kapal milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
Menurut Stanislaus, seluruh armada yang akan melayani masyarakat selama periode mudik telah melalui tahapan pemeriksaan keselamatan atau ramp check.

Pemeriksaan tersebut dilaksanakan sejak 22 Januari hingga 27 Februari 2026 untuk memastikan seluruh kapal memenuhi standar keselamatan pelayaran dan laik beroperasi.

“Ramp check dilakukan untuk memastikan kapal yang melayani penumpang benar-benar dalam kondisi baik, baik dari sisi teknis kapal maupun kelengkapan alat keselamatan,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, KSOP Tarakan melakukan pengecekan terhadap 24 kapal yang terdiri dari tiga kapal ferry penyeberangan, satu kapal penumpang luar negeri serta 19 kapal penumpang tradisional.

Selain pemeriksaan kapal, KSOP Tarakan juga meningkatkan patroli keselamatan pelayaran di perairan Tarakan selama masa angkutan Lebaran. “Keselamatan menjadi prioritas utama. Karena itu kami juga melakukan patroli rutin serta pengawasan terhadap aktivitas pelayaran,” katanya.

Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #ksop #lebaran #arus mudik