Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Potensi Penumpang Meningkat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Imbau Tidak Beli Tiket dari Calo

Zakaria RT • Jumat, 13 Maret 2026 | 18:51 WIB

POTENSI MENINGKAT : Kondisi Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.
POTENSI MENINGKAT : Kondisi Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.

TARAKAN - Menghadapi arus mudik Lebaran 2026 di jalur laut terus dimatangkan. Sebanyak 15 armada speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dipastikan siap beroperasi setelah dinyatakan lolos pemeriksaan keselamatan atau ramp check oleh otoritas pelabuhan. Armada yang melayani sejumlah rute perairan di Kalimantan Utara (Kaltara) tersebut dipastikan laik laut setelah melalui pemeriksaan teknis bersama instansi terkait.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Keselamatan Angkutan Perairan UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Widia Ayu menjelaskan, 15 speedboat telah dilakukan ramp check sebagai bagian dari persiapan angkutan Lebaran guna memastikan seluruh kapal memenuhi standar keselamatan sebelum melayani penumpang.

“Selain memastikan kondisi kapal, pemeriksaan juga mencakup kelengkapan alat keselamatan hingga dokumen operasional kapal," ujarnya, Jumat (14/3).

"Speedboat yang dinyatakan laik terdapat stiker yang terpasang. Stiker tersebut menjadi penanda bahwa kapal telah melalui pemeriksaan dan dinyatakan memenuhi standar keselamatan untuk mengangkut penumpang," sambungnya.

Adapun rute yang dilayani antara lain Tarakan menuju Pulau Bunyu, Tana Tidung, hingga wilayah Malinau yang selama ini cukup bergantung pada transportasi perairan. Selain kesiapan armada, pihak pelabuhan juga akan mendirikan posko terpadu angkutan Lebaran guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik.

“Alhamdulillah berdasarkan laporan ramp check, semuanya telah memenuhi standar keselamatan dan keamanan pelayaran sehingga dinyatakan layak laut untuk masa angkutan Lebaran tahun 2026 ini. Posko sudah dibuka perhari ini sampai tanggal 29 Maret mendatang. kami berkolaborasi dengan Operasi Ketupat yang diselenggarakan Polri yang juga di dalamnya ada Basarnas, Kesehatan Pelabuhan, KSOP, Polairud dan instansi lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam menghadapi potensi lonjakan penumpang saat arus mudik, pihak pelabuhan tetap memprioritaskan armada reguler yang telah terverifikasi melalui pemeriksaan keselamatan.

“Kami tetap memprioritaskan armada reguler yang sudah terdaftar, terverifikasi dengan stiker, dan telah melalui ramp check. Untuk armada tambahan sifatnya situasional melihat kondisi arus penumpang,” tuturnya.

Adapun terkait harga tiket, ia menegaskan sejauh ini masih normal. Ia juga memastikan jika harga tersebut tidak ada berubah meski di momen libur Lebaran. Dikatakannya, menyoal harga tiket Speed Boat sudah diatur sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur. Sehingga jika terdapat perusahaan jasa angkutan laut speedboat yang menaikan harga maka UPTD akan memberikan sanksi tegas dari peneguran hingga pencabutan izin trayek.

"Harga masih normal dan tetap normal meski libur lebaran karena harga tiket sudah ditetapkan SK gubernur jadi tidak boleh ada speedboat reguler yang mengatur harganya sendiri. Kalau ada yang melanggar tentu ada sanksi peneguran bahkan pencabutan izin berlayar. Kami mengimbau agar masyarakat dapat membeli tiket di loket resmi untuk menghindari calo," tuturnya.

"Kalau untuk calo memang selalu ada saja, meski sudah diawasi pasti ada saja yang sembunyi-sembunyi. Sehingga kami mengimbau jangan membeli tiket di loket. Kami juga melakukan pengawasan pada aktivitas jual-beli tiket di loket, untuk memastikan tiket dijual kepada orang yang memang benar-benar mau berangkat," pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #Pelabuhan Tengkayu #speedboat #lebaran #arus mudik