TARAKAN – Wali Kota Tarakan dr. Khairul mengingatkan masyarakat yang akan mudik Lebaran agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan guna mencegah potensi kebakaran maupun tindak kriminalitas.
Menurutnya, musim mudik seringkali dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan pencurian di rumah yang ditinggalkan pemiliknya. “Biasanya saat banyak warga pulang kampung, rumah kosong menjadi sasaran pencurian atau pembongkaran. Ini juga menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk memeriksa seluruh kondisi rumah sebelum bepergian, terutama yang berkaitan dengan potensi sumber kebakaran. “Periksa kunci rumah dengan baik, pastikan kompor sudah dimatikan. Kalau menggunakan gas LPG sebaiknya regulatornya dilepas. Kalau gas rumah tangga pastikan krannya ditutup rapat,” jelasnya.
Selain itu, instalasi listrik juga perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan risiko korsleting saat rumah ditinggalkan dalam waktu lama. “Listrik juga harus dicek betul. Hal-hal kecil seperti ini penting untuk menghindari kebakaran,” katanya.
Khairul juga menilai pengamanan rumah kosong selama musim mudik menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Tarakan.
Karena itu, pemerintah bersama TNI dan Polri melalui Operasi Ketupat Kayan 2026 juga akan melakukan pengamanan di berbagai titik serta memetakan potensi kerawanan selama periode mudik Lebaran.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pemerintah jika menemukan fasilitas umum yang rusak atau berpotensi membahayakan seperti jalan berlubang maupun minim penerangan.
“Kalau ada informasi dari masyarakat silakan disampaikan langsung. Nanti akan kita tindak lanjuti bersama OPD terkait,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT