Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jelang Lebaran Wali Kota Tarakan Imbau Warga Tak Panic Buying, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman hingga 2 Bulan

Eliazar Simon • Jumat, 13 Maret 2026 | 13:25 WIB

 

STOK AMAN : Wali Kota Tarakan dr. Khairul memimpin gelar pasukan Operasi Ketupat Kayan 2026 dan berpesan masyarakat agar tidak melakukan panic buying jelang Lebaran 2026.
STOK AMAN : Wali Kota Tarakan dr. Khairul memimpin gelar pasukan Operasi Ketupat Kayan 2026 dan berpesan masyarakat agar tidak melakukan panic buying jelang Lebaran 2026.

TARAKAN – Wali Kota Tarakan dr. Khairul mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau membeli kebutuhan pokok secara berlebihan menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, stok bahan pokok di Kota Tarakan saat ini masih mencukupi bahkan sebagian komoditas diperkirakan aman hingga beberapa bulan ke depan.

“Stok kita cukup. Beberapa kebutuhan pokok ada yang sampai empat bulan, ada yang dua bulan. Jadi rata-rata minimal stok kita aman sampai dua bulan,” ujar Khairul usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kayan 2026 di halaman Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (12/3).

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu panik dan membeli barang secara berlebihan karena justru dapat memicu kenaikan harga di pasaran. “Kalau panic buying atau memborong biasanya justru memicu kenaikan harga. Jadi beli secukupnya sesuai kebutuhan,” katanya.

Pemkot Tarakan sendiri telah melakukan sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri, di antaranya melalui pelaksanaan gerakan pangan murah serta operasi pasar.

Khairul menyebutkan kegiatan tersebut sudah mulai dilaksanakan dan akan terus dilanjutkan dengan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional. “Seperti tadi pagi kita sudah melakukan gerakan pangan murah dan besok kami akan melakukan sidak pasar,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga memantau potensi dampak situasi global terhadap harga kebutuhan pokok. Konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah dinilai berpotensi memicu kenaikan harga minyak dunia yang dapat berdampak pada harga barang lainnya.

“Biasanya kalau harga minyak naik akan berpengaruh pada harga komoditas lain. Karena itu ini juga menjadi bagian yang harus kita antisipasi bersama,” tambahnya.

Ia juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Tarakan masih aman dan belum ada kebijakan kenaikan harga dari pemerintah pusat. “BBM juga cukup, sampai saat ini belum ada kebijakan kenaikan harga dan stok masih aman,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#stok bahan pokok #tarakan #wali kota tarakan #panic buying