Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

312 Personel Dikerahkan pada Operasi Ketupat Kayan 2026 di Tarakan

Eliazar Simon • Jumat, 13 Maret 2026 | 13:22 WIB

 

GELAR PASUKAN : Polres Tarakan menggelar gelar pasukan Operasi Ketupat Kayan 2026 di halaman Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (12/3).
GELAR PASUKAN : Polres Tarakan menggelar gelar pasukan Operasi Ketupat Kayan 2026 di halaman Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (12/3).

TARAKAN – Polres Tarakan mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kayan 2026. Total sebanyak 312 personel disiapkan selama 13 hari pelaksanaan operasi.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tarakan AKBP Erwin Saputra Manik usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kayan 2026 yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (12/3).

Kapolres menjelaskan, dalam operasi tersebut Polres Tarakan mendirikan delapan pos yang tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Tarakan. “Mulai besok kami dari Polres Tarakan akan menggelar pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026 dengan delapan pos. Tiga pos berstatus pos pengamanan, empat pos pelayanan dan satu pos terpadu,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, masing-masing pos memiliki fungsi yang berbeda. Pos pengamanan difokuskan pada kegiatan patroli di lokasi yang dianggap rawan, seperti kawasan padat penduduk, titik kemacetan, serta potensi gangguan kriminalitas.

Sementara pos pelayanan difungsikan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya pemudik yang menggunakan moda transportasi laut maupun udara.

“Pos pelayanan ini juga akan diisi oleh personel dari instansi terkait seperti OPD Pemerintah Kota Tarakan untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang akan mudik maupun arus balik,” jelasnya.

Sedangkan pos terpadu akan ditempatkan di Mapolres Tarakan sebagai pusat koordinasi apabila terjadi situasi darurat, termasuk potensi bencana alam.

Adapun lokasi pos pengamanan berada di kawasan Gusher yang juga berdekatan dengan objek wisata Taman Bekantan, kemudian di depan Bandara Juwata Tarakan, serta di kawasan Pantai Amal yang diprediksi ramai pengunjung selama libur Lebaran.

“Untuk pos pelayanan nanti ditempatkan di titik-titik strategis seperti pelabuhan dan bandara,” katanya.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, total 312 personel dikerahkan yang terdiri dari 46 personel Polres Tarakan dari DIPA, 101 personel non-DIPA, serta 165 personel dari instansi terkait.

Selain pengamanan, Polres Tarakan juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan mudik. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan di Polres maupun Polsek jajaran.

“Kami juga akan menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui media sosial dan website resmi Polres Tarakan terkait layanan penitipan kendaraan ini,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan faktor keselamatan selama perjalanan mudik, mengingat Kota Tarakan merupakan wilayah kepulauan yang mengandalkan transportasi laut dan udara.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memantau perkembangan cuaca melalui sumber resmi dan mematuhi aturan keselamatan, terutama bagi pengguna transportasi laut agar selalu menggunakan life jacket,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik juga diminta untuk berkoordinasi dengan ketua RT atau tetangga sekitar agar keamanan lingkungan tetap terjaga.

“Laporkan jika rumah akan ditinggalkan saat mudik sehingga dapat dipantau bersama. Jika membutuhkan layanan kepolisian, masyarakat juga bisa menghubungi call center 110 yang bebas pulsa,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #gelar pasukan #idulfitri #operasi ketupat kayan 2026