Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jelang Lebaran, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Elpiji di Kaltara Aman

Zakaria RT • Minggu, 8 Maret 2026 | 19:53 WIB

 

NATANAEL/RADAR TARAKAN MENUNGGU : Rencana pembentukan Sub Pangkalan LPG 3 kg masih menunggu arahan pusat.
NATANAEL/RADAR TARAKAN MENUNGGU : Rencana pembentukan Sub Pangkalan LPG 3 kg masih menunggu arahan pusat.

TARAKAN - Menjelang Idulfitri terjadi peningkatan permintaan kebutuhan masyarakat pada semua komoditi. Hal tersebut tak terkecuali gas elpiji. Sehingga Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan elpiji di Kalimantan Utara (Kaltara) aman selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Hal itu ditegaskan Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Kalimantan Timur–Utara VIII, Seftyan Reza Pangestu, di mana sejauh ini baik stok subsidi maupun non-subsidi dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dikatakannya, berdasarkan data stok per 4 Maret 2026, ketersediaan elpiji di wilayah Tarakan dan Nunukan terpantau sangat stabil dengan ketahanan pasokan cukup panjang. Untuk elpiji Public Service Obligation (PSO) atau subsidi di Tarakan tercatat mencapai 393,8 metrik ton (MT) per hari, dengan ketahanan stok hingga 19,5 hari.

"Elpiji Non PSO atau non-subsidi di Tarakan tercatat sebanyak 56,8 MT dengan ketahanan sekitar 11,6 hari. Adapun wilayah Berau yang mencakup Tanjung Selor, Tana Tidung (TT) dan Malinau memiliki perputaran stok yang lebih cepat. Hal ini dipengaruhi tingginya penjualan elpiji PSO yang mencapai 41,6 MT per hari," ujarnya, Minggu (8/3).

"Kondisi ini membuat ketahanan stok elpiji subsidi di wilayah Tanjung Selor, Tana Tidung dan Malinau menjadi yang paling rendah, yakni sekitar 7,4 hari dari total stok 308 MT. Meski demikian, Pertamina telah menyiapkan tambahan pasokan sebesar 400 MT untuk menjaga ketersediaan," sambungnya.

Lanjutnya, sementara untuk elpiji non-subsidi di wilayah yang sama tercatat memiliki stok sebesar 68 MT dengan ketahanan sekitar 12,6 hari. Pasokan ini juga akan diperkuat dengan tambahan distribusi sebesar 50 MT dalam waktu dekat. Intinya, selama masa Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI), kami memastikan ketersediaan elpiji baik subsidi maupun non-subsidi tetap aman dan mencukupi untuk masyarakat Kaltara.

"Penyaluran elpiji dilakukan ke seluruh kabupaten dan kota di Kaltara, yakni Tarakan, Bulungan, Tana Tidung, Malinau dan Nunukan. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan dan Lebaran, Pertamina juga menyiapkan tambahan penyaluran sekitar 6 hingga 7 persen dari alokasi bulanan. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, peningkatan konsumsi elpiji saat Lebaran berada di kisaran 4 hingga 5 persen," ungkapnya.

"Selain memastikan ketersediaan stok, kami juga memperketat pengawasan distribusi elpiji 3 kilogram melalui sistem digital Merchant Apps MyPertamina. Sehingga seluruh transaksi bisa dimonitor dan penerimanya sesuai ketentuan. Adapun untuk wilayah Nunukan, distribusi elpiji dilakukan melalui jalur laut dengan pengiriman sekitar 15 ribu tabung menggunakan kapal," pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #kaltara #elpiji #pertamina