Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Rekayasa Lalu Lintas ke Pantai Amal Tarakan Disiapkan Saat Libur Lebaran, Ini Rutenya

Eliazar Simon • Minggu, 8 Maret 2026 | 13:51 WIB

 

REKAYASA : Satlantas Polres Tarakan meninjau jalan menuju tempat wisata Pantai Amal dan akan menyiapkan rekayasa lalu lintas khusus pada saat libur Idulfitri 2026.
REKAYASA : Satlantas Polres Tarakan meninjau jalan menuju tempat wisata Pantai Amal dan akan menyiapkan rekayasa lalu lintas khusus pada saat libur Idulfitri 2026.

TARAKAN – Lonjakan kunjungan wisatawan ke Pantai Amal saat libur Idulfitri 2026 diprediksi kembali terjadi. Mengantisipasi potensi kemacetan, Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan menyiapkan rekayasa lalu lintas khusus di jalur menuju kawasan wisata tersebut.

Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Prandana mengatakan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan pada hari H Lebaran hingga beberapa hari setelahnya. Kebijakan ini diambil berdasarkan evaluasi pelaksanaan pengamanan Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya yang menunjukkan kepadatan kendaraan cukup tinggi menuju Pantai Amal.

“Biasanya satu hingga dua hari setelah Lebaran, jalur menuju Pantai Amal sangat padat. Karena itu kami menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi potensi kemacetan,” ujarnya, Jumat (6/3).

Ia menjelaskan, kendaraan dari arah Gunung Amal yang menuju kawasan Pantai Amal nantinya akan diberlakukan sistem satu jalur. Sementara arus kendaraan keluar dari kawasan wisata akan dialihkan melalui jalur menuju Mamburungan.

“Untuk kendaraan dari arah Gunung Amal nanti masuk satu jalur sampai ke Pantai Amal. Sedangkan arus keluar semuanya akan dialihkan melalui jalur Mamburungan,” jelasnya.

Menurut Ardi, rekayasa tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan, mengingat jalur menuju Pantai Amal juga merupakan akses menuju kawasan pendidikan, termasuk Universitas Borneo Tarakan.

Keberadaan kampus tersebut membuat aktivitas lalu lintas di kawasan itu cukup tinggi, terutama pada jam-jam tertentu. “Di sana juga merupakan akses menuju UBT sehingga aktivitas kendaraan cukup padat. Saat libur Lebaran biasanya masyarakat juga ramai berwisata ke Pantai Amal,” katanya.

Sebelum menetapkan skema rekayasa lalu lintas, Satlantas Polres Tarakan terlebih dahulu melakukan survei jalur bersama sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tarakan.

Dari hasil survei tersebut, ditemukan beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan dan perlu mendapat perhatian. Salah satunya berada di dekat jembatan menuju kawasan Pantai Amal yang mengalami longsor.

“Ada satu titik dekat jembatan yang mengalami longsor sehingga kondisinya rusak. Ini sudah menjadi perhatian bersama dan kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU untuk penanganannya,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut, Satlantas Polres Tarakan akan memasang sejumlah rambu peringatan sementara berupa traffic cone dan water barrier yang dilengkapi material reflektif agar mudah terlihat pada malam hari.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat yang hendak berwisata ke Pantai Amal saat libur Lebaran agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

“Kami berharap masyarakat dapat mengikuti arahan petugas di lapangan sehingga arus lalu lintas tetap lancar dan perjalanan menuju lokasi wisata bisa berlangsung aman dan nyaman,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #satlantas #rekayasa lalu lintas #idulfitri #liburan