Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tak Hanya Soal Pengamanan, Ini Jadi Perhatian Operasi Ketupat Kayan 2026 di Tarakan

Eliazar Simon • Selasa, 3 Maret 2026 | 10:57 WIB

 

SINERGI : Polres Tarakan berharap semua pihak bisa bersinergi dalam melakukan pengawasan harga bahan pokok dan mitigasi bencana pada saat pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026.
SINERGI : Polres Tarakan berharap semua pihak bisa bersinergi dalam melakukan pengawasan harga bahan pokok dan mitigasi bencana pada saat pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026.

TARAKAN – Operasi Ketupat Kayan 2026 di Kota Tarakan tak hanya berfokus pada kelancaran arus mudik. Dalam rapat koordinasi yang digelar Polres Tarakan bersama unsur Forkopimda, pengawasan harga bahan pokok dan mitigasi bencana menjadi perhatian utama.

Kapolres Tarakan, AKBP Erwin Syaputra Manik menegaskan, stabilitas pasokan pangan dan energi menjadi bagian penting dari pengamanan Lebaran. “Momentum Lebaran sering dimanfaatkan oknum untuk memainkan harga. Ini tidak boleh terjadi. Satgas Pangan akan melakukan pengawasan ketat bersama instansi terkait,” tegas AKBP Erwin, Selasa (3/3).

Pengawasan difokuskan pada komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, daging, serta ketersediaan BBM dan BBG. Polres memastikan distribusi tetap lancar tanpa adanya penimbunan yang merugikan masyarakat.

Selain stabilitas harga, mitigasi bencana menjadi agenda krusial. Mengingat kondisi cuaca yang dinamis di wilayah pesisir Kalimantan Utara, seluruh stakeholder diminta menyiapkan langkah antisipasi sejak dini.

Beberapa langkah yang disiapkan antara lain, pemetaan titik rawan banjir dan genangan, penyiapan jalur evakuasi dan lokasi pengungsian, kesiapan logistik darurat, dukungan peralatan SAR dan penyediaan genset dan penguatan jaringan komunikasi.

“Kita harus siap dengan berbagai kemungkinan. Jangan sampai ada gangguan cuaca atau bencana yang menghambat pelaksanaan ibadah dan mudik,” ujarnya.

Pendekatan humanis juga menjadi penekanan dalam operasi tahun ini. Aparat diminta mengedepankan pelayanan persuasif, khususnya di tempat ibadah dan pusat keramaian.
AKBP Erwin menambahkan, keberhasilan Operasi Ketupat Kayan tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dari stabilitas ekonomi dan rasa aman masyarakat.

Dengan pengamanan menyeluruh, pengawasan ekonomi, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, Kota Tarakan diharapkan siap menyambut Idulfitri tanpa gangguan berarti. “Sinergi Forkopimda, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting. Kita ingin Lebaran 2026 di Tarakan berjalan aman, tertib, lancar, dan penuh kebahagiaan,” tutupnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#operasi ketupat #tarakan #idulfitri #lebaran #operasi ketupat kayan 2026