TARAKAN – Selain kasus penjualan lahan yang telah menetapkan LA sebagai tersangka, Satreskrim Polres Tarakan masih mendalami 12 laporan masyarakat lainnya dengan dugaan modus serupa. Hingga saat ini total terdapat 13 laporan yang masuk terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan perempuan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Ridho Pandu Abdillah mengungkapkan, laporan-laporan tersebut memiliki pola yang berbeda, mulai dari penawaran pembangunan rumah subsidi hingga penjualan lahan kosong dan tambak.
“Kami masih melakukan proses penyelidikan terhadap laporan lainnya. Banyak saksi yang sudah kami periksa dan saat ini kami masih mengumpulkan alat bukti untuk menentukan peningkatan status perkara ke tahap penyidikan,” jelasnya, Kamis (26/2).
Salah satu modus yang terungkap yakni penawaran pembangunan rumah subsidi tipe 36 melalui brosur. Dalam penawaran tersebut, korban diminta membayar uang muka dengan janji pembangunan rumah selesai dalam waktu sekitar lima bulan. Namun setelah pembayaran dilakukan, rumah yang dijanjikan tidak pernah dibangun.
“Berdasarkan keterangan korban, setelah lima bulan rumah tidak dibangun. Bahkan pemilik lahan menyatakan tidak pernah bekerja sama dengan terlapor,” ungkap Ridho.
Lokasi yang ditawarkan kepada para korban pun berbeda-beda di Kota Tarakan. Selain itu, terdapat pula laporan terkait penjualan lahan kosong hingga lahan tambak dengan modus yang hampir serupa, yakni menawarkan objek yang bukan miliknya.
Polisi tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan terus bertambah seiring proses penyelidikan yang masih berjalan. “Kami sudah menerima 13 laporan dan kemungkinan masih ada lagi. Oleh karena itu kami mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban untuk segera melapor agar proses penanganan bisa maksimal,” katanya.
Ridho memastikan seluruh laporan akan ditangani secara profesional dan meminta masyarakat tetap tenang. “Percayakan proses penegakan hukum kepada kami. Kami akan menuntaskan perkara ini secara tegas dan terukur,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT