TARAKAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malinau terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) 2026. Sejumlah venue telah ditinjau dan saat ini dalam tahap finalisasi sebelum dilaporkan ke pemerintah daerah dan KONI Kaltara.
Ketua KONI Kabupaten Malinau Ernes Silvanus mengatakan, dengan penghargaan yang diterima dari SIWO PWI Award baru-baru ini menjadi motivasi tambahan untuk meningkatkan pembinaan olahraga di Bumi Intimung.
“Penghargaan ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk terus meningkatkan perhatian pemerintah dan KONI terhadap olahraga, apalagi tahun ini Malinau menjadi tuan rumah Porprov,” ujarnya.
Ia menyebutkan, tim KONI Malinau bersama wakil ketua KONI Kaltara telah melakukan peninjauan langsung ke seluruh venue yang akan digunakan. Hasil peninjauan tersebut akan segera dilaporkan kepada Bupati Malinau untuk diteruskan ke Pemerintah Provinsi dan KONI Kaltara sebagai gambaran kesiapan daerah.
“Secara umum venue sudah hampir selesai. Dalam waktu dekat kita lakukan ekspose untuk memastikan kesiapan Malinau sebagai tuan rumah,” jelasnya.
Selain infrastruktur, pembinaan sumber daya olahraga juga terus berjalan. KONI Malinau telah menyiapkan atlet, pelatih, dan wasit melalui program pembinaan yang dilakukan sejak tahun lalu.
Pada tahun ini, KONI Malinau juga mengalokasikan bonus bagi atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga dengan total sekitar Rp 493 juta. Bonus tersebut diberikan kepada peraih medali emas, perak, dan perunggu sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi peningkatan prestasi.
“Selama ini panahan menjadi salah satu andalan kita. Ke depan kita berharap cabang olahraga lain juga bisa menyumbangkan prestasi, baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” katanya.
Terkait target Porprov, Ernes menegaskan seluruh tuan rumah tentu menginginkan hasil maksimal. Namun, pihaknya lebih menekankan pada pemanfaatan dan kebanggaan terhadap atlet lokal Malinau.
“Siapapun tuan rumah pasti ingin juara umum. Tapi yang paling penting bagaimana atlet lokal kita bisa tampil dan menjadi kebanggaan daerah,” tegasnya.
Untuk dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kaltara, pihaknya mengaku masih menunggu kepastian. KONI Malinau berharap ada perhatian khusus agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses.
Porprov II Kaltara 2026 sendiri menjadi momentum penting bagi Kabupaten Malinau tidak hanya sebagai ajang peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menggelar event olahraga berskala provinsi.
“Kami optimistis dengan persiapan yang ada, Malinau bisa menjadi tuan rumah yang baik sekaligus mendorong kebangkitan olahraga di Kaltara,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT