Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Asrama Haji Transit di Tarakan Jadi Sumber PNBP, Hotel El Hajj Ramai Dimanfaatkan di Luar Musim Haji

Eliazar Simon • Senin, 16 Februari 2026 | 20:34 WIB

 

DIMANFAATKAN : Selain difungsikan saat musim haji namun keberadaan Asrama Haji Transit bisa digunakan masyarakat umum dan bisa menyumbang PNBP.
DIMANFAATKAN : Selain difungsikan saat musim haji namun keberadaan Asrama Haji Transit bisa digunakan masyarakat umum dan bisa menyumbang PNBP.

TARAKAN – Keberadaan Asrama Haji Transit Kalimantan Utara (Kaltara) di kawasan Islamic Center, Kelurahan Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur, tak hanya difungsikan saat musim haji. Fasilitas tersebut kini turut menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui pengelolaan Hotel El Hajj yang dibuka untuk masyarakat umum.

Bangunan yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementerian Agama itu telah rampung dan beroperasi penuh. Di luar musim haji, asrama dimanfaatkan sebagai hotel dengan fasilitas setara bintang tiga.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tarakan H. Asmawan mengatakan, sejak dibuka untuk umum, tingkat hunian terus menunjukkan tren positif. “Alhamdulillah walaupun asrama haji sifatnya musiman, di luar musim haji kami persilakan masyarakat untuk memanfaatkan. Ada yang menginap, ada juga instansi dan organisasi yang melaksanakan kegiatan. Semua itu masuk sebagai PNBP,” ujarnya.

Hotel El Hajj memiliki 40 kamar dengan kapasitas tampung hingga 200 orang. Setiap kamar dilengkapi fasilitas seperti spring bed, pendingin ruangan, televisi, dan shower. Selain itu tersedia pula ruang pertemuan yang kerap digunakan untuk berbagai kegiatan.

Asmawan menjelaskan, tamu yang menginap tidak hanya berasal dari Tarakan, tetapi juga dari kabupaten lain di Kalimantan Utara. Bahkan, ada yang datang bersama keluarga untuk berlibur.

Dari sisi tarif, hotel ini tergolong terjangkau dibandingkan hotel komersial pada umumnya. Untuk kamar tipe superior dengan empat tempat tidur, misalnya, dibanderol Rp 350 ribu per malam.

Meski dibuka untuk umum, pengelola tetap menerapkan konsep hotel syariah. Tamu yang menginap merupakan pasangan yang telah berkeluarga sesuai ketentuan yang berlaku. Menurut Asmawan, pemanfaatan asrama haji sebagai hotel menjadi langkah optimalisasi aset negara agar tetap produktif sepanjang tahun.

“Dengan dimanfaatkan seperti ini, asrama tidak kosong saat di luar musim haji dan bisa memberikan kontribusi bagi negara melalui PNBP,” katanya.

Ke depan, pihaknya berharap tingkat hunian terus meningkat seiring semakin dikenalnya Hotel El Hajj sebagai salah satu pilihan akomodasi representatif di Tarakan, khususnya bagi tamu dari daerah. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #haji #kemenag #asrama haji