TARAKAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kalimantan Utara (Kaltara). Atlet taekwondo asal Kabupaten Bulungan, Zayid Bilal Hafizh, dipastikan masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Taekwondo Indonesia. Atlet binaan Enggang Perkasa Taekwondo Academy (EPTA) Kaltara tersebut diproyeksikan memperkuat tim nasional Indonesia pada sejumlah agenda internasional bergengsi tahun 2026.
Ketua EPTA Kalimantan Utara, Oktovianthino Eka Saputra menjelaskan, lolosnya Zayid ke Pelatnas merupakan hasil dari proses pembinaan dan seleksi panjang yang berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
“Ini bukan proses yang pendek. Dari Popnas, Popda dan sampai akhirnya mereka bisa lolos ke agenda Dispora dan seleksi nasional. Anak-anak taekwondo dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltara mengikuti tahapan seleksi,” kata Oktovianthino.
Ia menyebutkan, dari hasil seleksi yang dilakukan di tingkat Provinsi Kaltara, terpilih tiga atlet dari tiga kelas berbeda. Namun, untuk agenda Pelatnas saat ini, satu atlet dinyatakan lolos dan dipanggil mengikuti seleksi lanjutan tingkat nasional.
“Bukan dikirim, tapi dipanggil untuk ikut seleksi. Sekarang kami masih menunggu surat pemanggilan resmi untuk tes dan jadwal pemberangkatan,” ujarnya.
Oktovianthino berharap, saat pemberangkatan ke Pelatnas nanti, pemerintah daerah dapat turut memberikan dukungan secara langsung, termasuk pelepasan atlet sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
“Ini prestasi baru dan pertama kalinya atlet taekwondo Kalimantan Utara, yang murni putra daerah, bisa lolos sampai ke Pelatnas,” tegasnya.
Zayid akan memperkuat tim nasional pada nomor kyorugi (tarung) kategori junior. Atlet berusia 15 tahun tersebut dinilai masih memiliki potensi jangka panjang untuk menjadi tulang punggung taekwondo Kaltara di masa depan.
“Usianya masih sangat muda. Potensinya 10 sampai 15 tahun ke depan masih sangat terbuka untuk atlet Kaltara,” tambah Oktovianthino.
Dengan status sebagai atlet Pelatnas, Zayid diproyeksikan tampil pada dua agenda internasional besar, yakni ASEAN Games 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang, serta Olympic Youth Games 2026 di Dakar, Senegal, yang juga dikenal sebagai Olimpiade Remaja Musim Panas.
Sementara itu, Ketua KONI Bulungan Heru Rachmady menyampaikan, masuknya Zayid ke Pelatnas menunjukkan keberhasilan pembinaan atlet di daerah yang mampu bersaing hingga tingkat nasional dan internasional.
“Alhamdulillah, atlet Bulungan sudah masuk Pelatnas dan akan memperkuat taekwondo Indonesia di ajang internasional,” ujar Heru.
Ia menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bulungan dan Kalimantan Utara, sekaligus menjadi motivasi bagi atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi.
Zayid tercatat memiliki rekam jejak prestasi yang konsisten di tingkat nasional. Sepanjang 2024, ia meraih juara pertama pada sejumlah kejuaraan, di antaranya Kejuaraan Nasional Taekwondo U-13 dan U-16 di Surabaya, KONI Cup Series 5 di Tangerang, Bupati Malinau Cup, serta KONI–BAYAN Championship di Universitas Mulawarman Samarinda.
Prestasi tersebut berlanjut pada 2025. Zayid kembali menyabet juara pertama pada Piala Gubernur Sulawesi Utara, Bupati Malinau Cup, dan KONI–BAYAN Championship, serta tampil pada ajang Popnas di Jakarta.
Heru menambahkan, KONI Bulungan siap memberikan dukungan sesuai kewenangan terhadap kebutuhan atlet selama mengikuti program Pelatnas dan persiapan kejuaraan internasional.
“KONI Bulungan siap mendukung agar atlet dapat menjalani seluruh tahapan Pelatnas dan persiapan kejuaraan dengan baik,” katanya.
Ia berharap keikutsertaan Zayid pada ajang internasional dapat membawa nama Bulungan dan Kalimantan Utara di tingkat nasional maupun global. “Kami berharap prestasi ini bisa menjadi awal dari lahirnya atlet-atlet internasional lainnya dari Kalimantan Utara,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT