TARAKAN – Deretan aksi heroik yang dilakukan petugas Pemadam Kebakaran (PMK) di berbagai daerah di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus menuai apresiasi luas dari masyarakat.
Tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran, PMK kerap menjadi garda terdepan dalam membantu berbagai persoalan sosial yang bersifat darurat. Terakhir PMK berhasil melakukan evakuasi seekor buaya dan sarang tawon endas yang berada di pemukiman masyarakat. Sehingga saat ini peran PMK dianggap cukup vital untuk masyarakat..
Kepala Seksi PMK Tarakan, Irwan menerangkan, di tengah tingginya tingkat kepercayaan publik, integritas tetap menjadi prinsip utama yang dijaga oleh jajaran PMK Kota Tarakan. Sehingga, Irwan secara tegas melarang seluruh personel menerima pemberian dalam bentuk apa pun dari masyarakat yang dibantu.
“Meski kami melakukan banyak penanganan non-kebakaran, bahkan tidak sedikit permintaan bantuan yang sebenarnya di luar kemampuan kami, namun karena harus ditangani dengan cepat, akhirnya kami coba dan berhasil. Itu kami anggap sebagai bentuk dedikasi kami kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (26/1).
Ia menegaskan, dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan, seluruh personel PMK selalu diingatkan untuk menjaga integritas dan profesionalisme. Menurutnya, satu-satunya hal yang boleh diterima dari masyarakat hanyalah ucapan terima kasih.
“Dalam menjalankan tugas di lapangan, kami tekankan kepada seluruh personel agar tidak menerima pemberian apa pun dari masyarakat yang dibantu, apa pun bentuknya. Saya selalu mengingatkan kepada teman-teman bahwa satu-satunya yang boleh kita terima hanyalah ucapan terima kasih. Selain itu, tidak boleh,” tegasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT