Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

KONI Tarakan akan Seleksi Ketat Kontingen Porprov II 2026

Eliazar Simon • Kamis, 22 Januari 2026 | 14:35 WIB

 

PORPROV : Kontingen Tarakan yang turun di Porprov I yang berlangsung pada 2022 lalu.
PORPROV : Kontingen Tarakan yang turun di Porprov I yang berlangsung pada 2022 lalu.

TARAKAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tarakan mulai mematangkan strategi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara yang akan digelar tahun ini di Kabupaten Malinau. Tak sekadar menyiapkan jumlah atlet, KONI Tarakan memastikan hanya cabang olahraga berprestasi yang menjadi prioritas keberangkatan.

Sekretaris KONI Tarakan, Rizkiyanto, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menghimpun data atlet, pelatih, serta official dari seluruh cabang olahraga (cabor). Pendataan tersebut sekaligus menjadi dasar penyusunan kebutuhan anggaran kontingen Tarakan. “Kami sedang menghimpun jumlah atlet, jumlah kontingen, dan kebutuhan anggaran untuk mengikuti Porprov,” ujar Rizkiyant, Kamis (22/1).

Data tersebut nantinya akan diajukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tarakan. Ia berharap usulan anggaran dapat disetujui agar persiapan atlet berjalan optimal.

Meski demikian, Rizkiyanto yang akrab disapa Kiky ini mengakui belum dapat memastikan jumlah kontingen Tarakan. Berkaca pada Porprov I Kaltara tahun 2022 lalu, kontingen Tarakan diperkuat hampir 600 orang, terdiri dari atlet, pelatih, official, dan panitia. Namun, kondisi kali ini berbeda karena Porprov II akan berlangsung di luar Kota Tarakan.

“Waktu Porprov I kita jadi tuan rumah bersama Bulungan, tentu kebutuhannya berbeda. Sekarang pelaksanaannya di Malinau,” jelasnya.

Menariknya, KONI Tarakan memastikan akan menerapkan skala prioritas dalam memberangkatkan atlet. Penentuan cabor unggulan mengacu pada prestasi di Porprov sebelumnya, khususnya perolehan medali emas.

“Cabor unggulan yang kemarin menyumbang medali emas akan menjadi prioritas utama,” tegas Kiky.

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah efisiensi anggaran sekaligus untuk menjaga target prestasi Tarakan di ajang olahraga provinsi. Sementara cabor yang dinilai tidak memiliki potensi medali akan dikaji ulang menyesuaikan kemampuan anggaran.

“Kalau hanya sekadar ikut meramaikan dan tidak berpotensi menyumbang medali, tentu akan kami pertimbangkan lagi,” tambahnya.

Di sisi lain, KONI Tarakan masih menunggu ketetapan resmi dari KONI Kaltara bersama Panitia Besar (PB) Porprov terkait cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Kepastian tersebut sangat berpengaruh terhadap jumlah atlet dan komposisi kontingen yang akan diberangkatkan ke Malinau.

Dengan strategi seleksi ketat dan skala prioritas berbasis prestasi, KONI Tarakan optimistis mampu mengirimkan kontingen yang kompetitif sekaligus menjaga marwah olahraga Kota Tarakan di Porprov II Kaltara.

“Sampai saat ini kami belum menerima surat edaran atau keputusan resmi terkait jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #koni #kaltara #porporv #olahraga