Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jumlah Penumpang Angkutan Udara di Bandara Juwata Tarakan Alami Penurunan 2 Persen di Momen Nataru

Zakaria RT • Senin, 5 Januari 2026 | 21:21 WIB

 

RAMAI : Suasana Bandara International Juwata Tarakan pada Senin (5/1).
RAMAI : Suasana Bandara International Juwata Tarakan pada Senin (5/1).

TARAKAN – Meski telah memasuki hari ke-5 arus balik namun arus keberangkatan dan kedatangan masih dinilai tinggi. Hal itu terpantau dari banyaknya kedatangan dan keberangkatan di Bandara International Juwata Tarakan pada Senin (5/1).

Saat dikonfirmasi, Ketua Posko Angkutan Udara Nataru 2025/2026 Bandara Juwata, Agung Tri Laksana menerangkan, pelaksanaan arus balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Bandara Juwata Tarakan berjalan aman, lancar, dan terkendali. Selama masa pemantauan Posko Nataru, tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu operasional penerbangan.

Diungkapkannya, bahwa secara umum pergerakan penumpang dan pesawat pada periode Nataru tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Lanjutnya, berdasarkan periode Nataru sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari tercatat jumlah penumpang datang dan berangkat sebanyak 33.495 orang atau turun sekitar 2 persen dibanding tahun lalu.

"Kondisi hari ini terpantau ramai dan lancar. Meski secara presentasi mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Selain penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami penurunan cukup signifikan. Tahun ini tercatat sebanyak 431 penerbangan (flight) atau turun sekitar 20 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025," ujarnya.

"Kemudian dari sektor kargo justru menunjukkan tren positif. Selama masa Nataru, jumlah kargo yang masuk dan keluar melalui Bandara Juwata mencapai 545 ton atau meningkat sekitar 21 persen dibandingkan tahun lalu," sambungnya.

Diuraikannya, selama operasional Posko Nataru, sempat terjadi beberapa keterlambatan penerbangan atau delay yang disebabkan oleh cuaca. Namun, ia menegaskan jika hal tersebut dapat ditangani dengan baik. Lanjutnya, hal tersebut tidak terlepas dari kesiapan petugas dalam mengelola dan menerapkan manajemen keterlambatan sesuai aturan.

"Namanya cuaca kadang tidak terprediksi, hal itu cukup menjadi kendala aktivitas penerbangan selama momen Nataru. Adapun untuk rute penerbangan, tujuan terbanyak selama masa Nataru tercatat menuju Balikpapan, dengan jumlah penumpang mencapai 12.331 orang, yang sebagian besar melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah lain," katanya.

"Sementara puncak arus mudik tercatat terjadi pada 22 Desember 2025, dengan jumlah penumpang berangkat sebanyak 1.283 orang. Adapun puncak arus balik diperkirakan terjadi hari ini," pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #angkutan udara #bandara juwata