TARAKAN – H. Widodo Dwi Santosa kembali dipercaya menakhodai Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (POTSI) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk masa bakti 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) POTSI Kaltara, menandai periode kedua kepemimpinannya tanpa pesaing beberapa waktu lalu.
Widodo mengaku amanah tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk membawa cabang olahraga teqball semakin berkembang dan berprestasi di Bumi Benuanta.
“Alhamdulillah, sesuai tahapan musprov, saya kembali diamanahkan memimpin POTSI Kaltara lima tahun ke depan. Ini tanggung jawab besar untuk memajukan teqball di daerah,” ujarnya.
Pada periode kedua ini, Widodo menegaskan fokus utama kepengurusan adalah pembinaan atlet usia dini melalui sosialisasi teqball ke sekolah-sekolah. Langkah tersebut dinilai strategis mengingat teqball masih tergolong cabang olahraga baru di Kaltara.
“Kita akan mulai masuk ke sekolah-sekolah, melibatkan guru olahraga tingkat SLTP dan SLTA. Dari sana kita berharap muncul bibit-bibit atlet potensial,” jelasnya.
Selain pembinaan di sekolah, POTSI Kaltara juga merencanakan coaching clinic, pelatihan pelatih, serta wasit. Setelah mendapatkan pembekalan, para pelatih diharapkan aktif melakukan pembinaan di daerah masing-masing agar lahir atlet-atlet berprestasi.
Dari sisi sarana dan prasarana, Widodo mengakui masih menjadi tantangan. Saat ini, POTSI Kaltara baru memiliki satu unit meja teqball. Pengadaan sarana tergolong mahal karena meja teqball diproduksi langsung dari Hungaria.
“Kita baru punya satu unit meja. Sesuai janji PB POTSI, tahun depan akan ada tambahan bantuan meja. Mudah-mudahan bisa terealisasi dan didistribusikan ke kabupaten dan kota,” ungkapnya.
Untuk memperluas sosialisasi, Widodo juga menargetkan teqball dapat dipertandingkan dalam bentuk ekshibisi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara 2026 di Malinau. Ekshibisi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk agar teqball resmi dipertandingkan pada Porprov berikutnya.
“Kita ingin memperkenalkan teqball ke masyarakat luas. Dari ekshibisi Porprov, kita harapkan cabang olahraga ini bisa berkembang lebih cepat,” katanya.
Tak hanya di level daerah, POTSI Kaltara juga menargetkan meloloskan atlet ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di NTB–NTT, dengan mengikuti babak kualifikasi PON pada 2027 mendatang.
“Kita akan persiapkan atlet sejak sekarang. Target jangka panjang kita adalah tampil di PON dan membawa nama Kaltara di tingkat nasional,” pungkas Widodo. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT