Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Keluarkan SE Perayaan Tahun Baru, Pemkot Tarakan Imbau Masyarakat Tidak Berpesta Kembang Api

Zakaria RT • Minggu, 28 Desember 2025 | 19:20 WIB

 

Wali Kota Tarakan dr Khairul M.Kes
Wali Kota Tarakan dr Khairul M.Kes

TARAKAN - Sebagai upaya menjaga kondusifitas kota serta adanya musibah yang melanda Sumatra dan Kalimantan Selatan (Kalsel) di penghujung tahun 2025 menimbulkan duka mendalam bagi korban dan pemerintah Indonesia. Sehingga kondisi ini membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan mengimbau masyarakat agar tidak merayakan pesta kembang api sebagai bentuk belangsungkawa terhadap musibah yang terjadi.

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Tarakan, dr Khairul mengatakan, dikeluarkannyasurat edaran jelang tahun baru 2026. Edaran itu dikeluarkan, agar warga Tarakan merayakan tahun baru dibuat sederhana, tanpa adanya pesta kembang api. Selain pesta kembang api, dalam surat tersebut juga mengimbau masyarakat agar tak meniup terompet dan melakukan konvoi saat detik-detik pergantian tahun.

"Benar, kami sudah mengeluarkan SE Nomor 749 tahun 2025, tentang Imbauan Pergantian Tahun Baru 2026. SE diterbitkan dalam rangka menjaga kondusivitas dan keamanan pada Malam Pergantian Tahun Baru 2026, pada 31 Desember 2025 yang tersisa menghitung hari," ujarnya, Minggu (28/12).

"Ini juga sekaligus, bentuk rasa belangsungkawa terhadap musibah di Sumatra dan terbaru di Kalsel kemarin. Kita berempati pada saudara-saudara kita yang terkena musibah di sana. Jadi kami imbau agar lebih merayakan secara sederhana," sambungnya.

Selain itu, itu menegaskan nantinya akan ada patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memastikan masyarakat tidak melanggar SE tersebut. Dikatakannya, saat ini situasi sedang tidak tepat dalam merayakan sesuatu secara berlebihan. Lanjutnya, perayaan sederhana menurutnya tidak menghilangkan esensi dan sakralitas dari sebuah momen.

"Tahun ini kita rayakan dengan sesederhana mungkin. Cukup makan-makan dan berdoa saja menunggu pergantian tahun. Nanti juga dari Satpol PP akan patroli memastikan masyarakat merayakan dengan tertib dan tidak melanggar imbauan. Tidak perlu meriah-meriah karena kondisinya tidak pas. Ini bentuk solidaritas kita sebagai warga negara bahwa musibah yang terjadi merupakan duka masyarakat Indonesia," katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati terhadap berbagai potensi gangguan, potensi kejahatan maupun kondisi alam yang tak terduga. Karena menurutnya, biasanya perayaan tahun baru rawan terjadi insiden. Oleh sebab itu, pihanya meminta semua pihak menjaga kondusifitas.

"Biasanya malam pergantian tahun cukup rawan kejadian sosial misalnya perkelahian, kecelakaan lalu lintas dan sebagainya. Ini kita jaga semoga semua saling menjaga kondusifitas. Kami juga berharap tidak ada balap-balap di jalan, mudahan ini menjadi atensi pihak Polres Tarakan untuk mencegah adanya balapan liar di jalan," pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #pemkot tarakan #tahun baru