TARAKAN – Masa kepengurusan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kalimantan Utara (Kaltara) segera berakhir.
Menyikapi hal itu, Perpani Kaltara menjadwalkan Musyawarah Provinsi (Musprov) pada 6 Desember mendatang di Ruang Pertemuan Hotel Royal Crown, Tarakan.
Ketua Perpani Kaltara, Steve Singgih Wibowo menyampaikan bahwa seluruh persiapan Musprov telah dituntaskan.
Undangan sudah dilayangkan kepada Pengurus Pusat (PP) Perpani, pengurus kabupaten/kota hingga klub-klub panahan di Kaltara. Musprov dijadwalkan berlangsung sehari penuh.
“Musyawarah akan dilaksanakan tanggal 6 Desember di Royal Crown,” ujar Steve Singgih Wibowo.
Untuk mendukung pelaksanaan, Perpani Kaltara juga telah membentuk Organizing Committee (OC), Steering Committee (SC), serta Tim Penjaringan dan Pemilihan (TPP). Di saat yang sama, penjaringan bakal calon ketua mulai dibuka bagi masyarakat yang berminat memajukan olahraga panahan.
Steve menegaskan, panahan saat ini menjadi salah satu cabang olahraga dengan perkembangan paling signifikan di Kaltara. Pembinaan telah berjalan di semua kabupaten dan kota.
Hal itu terlihat dari tingginya partisipasi atlet pada berbagai kejuaraan panahan di daerah.
Dari sisi prestasi, panahan turut mengharumkan nama Kaltara dengan menyumbang medali emas pada PON XXI/2024 di Aceh–Sumatera Utara.
Menurut Steve, keberhasilan ini tidak lepas dari peran pengurus dalam memastikan keberlanjutan program, terutama terkait dukungan pendanaan.
“Ketua ke depan harus punya visi dan mampu mengatasi persoalan anggaran yang selama ini menjadi kendala,” tegasnya.
Ia menambahkan, Perpani Kaltara sangat terbuka bagi siapa pun yang memenuhi syarat dan berniat terlibat dalam pembangunan olahraga panahan.
“Biar mereka juga tahu bagaimana mengurus cabang olahraga. Apalagi panahan ini pembinaannya sudah berjalan bagus,” ujarnya.
Ketua TPP, Maxi Donatus menjelaskan, penjaringan calon ketua dibuka pada 4–5 Desember.
Sejumlah persyaratan wajib dipenuhi oleh calon, di antaranya warga negara Indonesia berdomisili di Kaltara dan memiliki KTP Kaltara, pendidikan minimal SMA/sederajat, memiliki kemampuan memimpin organisasi, bersedia membiayai kegiatan Perpani Kaltara, ernah memimpin organisasi olahraga dalam empat tahun terakhi dan pernah menjadi pengurus cabang olahraga panahan.
Calon diwajibkan mengajukan surat permohonan tertulis di atas materai Rp10 ribu beserta berkas persyaratan ke Sekretariat TPP.
Maxi menyebutkan bahwa hingga kini baru ketua incumben yang menyatakan minat maju kembali.
Namun pihaknya tetap membuka peluang bagi calon lain dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltara.
“Kita persilakan teman-teman dari Malinau, KTT, Bulungan, Tarakan dan Nunukan yang ingin mendaftar sepanjang memenuhi syarat,” pungkasnya. (zar)
Editor : Azwar Halim