TARAKAN – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra di Kota Tarakan menghadapi tantangan serius akibat data penerima yang tidak akurat.
Kepala Kantor Pos Tarakan, Kusuma Mengungkapkan, sebagai pihak yang bertugas menyalurkan bantuan, melaporkan kesulitan signifikan dalam menemukan penerima yang terdaftar.
"Jujur saja, kami sangat kesulitan dengan data penerima BLTS ini, banyak sekali warga yang tidak bisa kami temukan dan RT setempat pun tidak tahu di mana mereka berada. Alamatnya ada, tapi ternyata orangnya sudah pindah atau bahkan tidak pernah tinggal di situ," ujarnya, Selasa (2/12).
"Yang meninggal memang ada tetapi tetap dibayarkan melalui ahli waris sesuai dengan KK," ungkapnya.
Pihaknya berharap agar kedepannya Pemerintah Kota melalui Dinsos segera melakukan verifikasi ulang data penerima BLTS,untuk memastikan data yang akurat dan valid.
"Kami sangat berharap agar teman-teman di kelurahan dan Dinsoa bisa membantu melakukan verifikasi ulang data sebelum ditetapkan oleh pusat. Dengan data yang valid, kami sebagai juru bayar akan lebih mudah dan efektif dalam menyampaikan bantuan kepada penerima yang tepat," pungkasnya.(*nkh/).