Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Program Setiap Bayi Lahir, Satu Pohon Ditanam, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Wien Ratar • Senin, 1 Desember 2025 | 20:48 WIB

 

PROGRAM : Ilustrasi setiap bayi lahir satu pohon di tanam
PROGRAM : Ilustrasi setiap bayi lahir satu pohon di tanam

TARAKAN - Wali Kota Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes menginstruksikan perangkat pemerintah daerah untuk turut berpartisipasi dalam upaya menjaga lingkungan.

Melalui program "satu anak, satu pohon," Wali Kota menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menanamkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan pelestarian alam.

Program tersebut akan melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), yang akan bekerja sama menanamkan pohon setiap kali ada bayi yang lahir.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Kaltara, Nur Laila menyatakan, dukungan penuh terhadap program Wali Kota setiap anak lahir menanam satu pohon. Ia menilai kebijakan ini sebagai langkah nyata untuk menambah tutupan hijau sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.

"Ini inisiatif strategis. Kami siap menyediakan bibit, pendampingan teknis, dan memastikan monitoring penanaman berjalan baik," ujarnya, Senin (1/12).

Lanjutnya, terkait kemungkinan penerapan program “setiap anak lahir menanam satu pohon” di seluruh wilayah Kalimantan Utara, bahwa peluang tersebut sangat terbuka.

"Jika program ini berhasil di tingkat kota, bukan tidak mungkin akan direplikasi di seluruh Kaltara. Prinsipnya, kami mendukung penuh setiap kebijakan yang mendorong peningkatan tutupan hijau dan kesadaran lingkungan," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penerapan di tingkat provinsi membutuhkan komitmen bersama pemerintah daerah, koordinasi lintas sektor, serta dukungan masyarakat.

"Kaltara memiliki potensi ekologis besar. Jika gerakan seperti ini berjalan serempak, dampaknya akan signifikan bagi kualitas lingkungan dan kesejahteraan generasi mendatang," tutupnya.

Dirinya berharap kolaborasi pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dapat menjadikan program ini sebagai gerakan bersama menuju kota yang lebih sehat dan berkelanjutan.(*nkh/).

Editor : Azwar Halim
#program 1 anak 1 pohon #tarakan #kepedulian lingkungan #kaltara