TARAKAN - Dalam rangka meringankan beban hidup masyarakat pra sejahtera, Pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan sosial yang diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Sehingga di tahun ini Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) periode Oktober, November Dan Desember.
Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Pos Cabang Tarakan, Kusuma Setianatanegara menerangkan, jika penyaluran BLT di Tarakan sudah memasuki hari ketiga. Lanjutnya, penyaluran tersebut menyasar kepada 10.327 KPM se-Tarakan.
"Program BLT ini kalau di Tarakan sendiri itu dimulai dari tanggal 21 sampai tanggal 30 November. Pembayarannya dilakukan dengan jadwal perkelurahan. Masing-masing kelurahan jumlahnya berbeda, ada yang 1.000 KPM, ada yang dbawah 1.000 PKM. Jumlah keseluruhan di Kota Tarakan sebanyak 10.327 KPM. Itu sementara yah, karena itu kami terima informasinya secara nasional, kantor pos menerima 18 juta KPM yang akan dibayar se-nasional," ujarnya, Rabu (25/11).
"Dan yang baru masuk dari data Kemensos dan Kantor Pos Pusat di Jakarta baru 11 juta. Jadi masih ada 7 juta yang dilakukan verifikasi di breakdown dan segala macam. Bisa jadi nanti ada tambahan, bisa jadi tetap. Yang jelas tidak akan berkurang," sambungnya.
Diungkapkannya, penyaluran tersebut dilakukan 3 bulan sekali dengan besaran Rp 900 ribu per 3 bulan. Adapun untuk sasaran layanan Kantor Pos Tarakan melingkupi Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan dengan jumlah sekitar 23 ribu KPM.
"Ini dapatnya Rp 300 ribu tapi dicairkan 3 bulan. Jadi totalnya Rp 900 ribu. Sebenarnya untuk bansos ini ada dua jalur pembayaran yah, yang pertama Bank Himbara, kedua Kantor Pos. Yang untuk Bank Himbara itu Non tunai. Sedangkan untuk Kantor Pos semuanya tunai," katanya. (zac)
Editor : Azwar Halim