TARAKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan menertibkan sejumlah pelajar yang kedapatan mengendarai sepeda motor tanpa izin dan tanpa kelengkapan berkendara di wilayah Kelurahan Karang Balik, Senin (24/11). Para pelajar tersebut diketahui masih di bawah umur dan belum memenuhi persyaratan untuk memiliki surat izin mengemudi (SIM).
Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Rudika Harto Kanajiri mengatakan, kegiatan penertiban dilakukan sebagai langkah pencegahan kecelakaan sekaligus pembinaan untuk menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak usia sekolah.
“Tujuannya supaya adik-adik ini tidak membawa kendaraan sewaktu sekolah. Karena pada usia mereka belum diperbolehkan membeli kendaraan dan belum bisa diterbitkan SIM,” ujarnya.
AKP Rudika menegaskan, tindakan di lapangan lebih mengutamakan pendekatan edukatif dan humanis. Petugas memberikan peringatan dan pembinaan kepada pelajar maupun orang tua yang turut kedapatan melanggar aturan.
“Ini sebagai teguran, sebagai peringatan buat adik-adik kita. Bahkan tadi ada orang tua yang juga kami hentikan karena tidak menggunakan kelengkapan,” katanya.
Dalam operasi tersebut, petugas tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga memeriksa kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di kawasan tersebut. Beberapa pengendara mobil ikut ditegur karena melawan arus dan tidak menggunakan sabuk pengaman, terutama saat penerapan rekayasa lalu lintas one way untuk mengurai kepadatan arus pelajar.
Tak hanya itu, Satlantas Polres Tarakan juga meningkatkan patroli untuk menindak balap liar yang dinilai berpotensi besar menyebabkan kecelakaan.
“Untuk penindakan, kita fokus terhadap balapan liar. Ada yang kita tangkap kemarin karena sangat mengkhawatirkan terjadinya kecelakaan. Jadi perlu tindakan tegas agar tidak terulang lagi,” tegas AKP Rudika.
Meski begitu, pihaknya menegaskan bahwa kebijakan humanis tetap menjadi prioritas dalam setiap kegiatan penegakan hukum. Razia serupa akan terus dilakukan secara situasional sesuai perkembangan di lapangan.
“Sebisa mungkin kita melakukan teguran. Namun kalau fatal, kita lakukan penindakan karena berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain,” jelasnya.
AKP Rudika menambahkan, seluruh kegiatan tersebut digelar murni demi keselamatan masyarakat. “Kami melaksanakan kegiatan ini agar masyarakat terhindar dari kecelakaan lainnya,” pungkasnya. (zar/lim)
Editor : Azwar Halim