TARAKAN - Dalam rangka merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 61, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Tarakan mengelar berbagai rangkaian acara seperti zumba, pemeriksaan kesehatan hingga penanaman pohon. Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti ratusan masyarakat.
Saat dikonfirmasi, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Tarakan, dr Aryanti M.M, M.KM menerangkan, perayaan HKN tahun ini mengusung tema "Generasi Sehat Masa Depan Hebat" yang dimaknai dengan harapan seluruh masyarakat memiliki tubuh yang sehat dan mental yang kuat.
"Dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional, ke 61 BKK Tarakan menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pertama adalah cek kesehatan gratis. Yaitu pemeriksaan gratis untuk masyarakat untuk mengetahui faktor resiko kesehatan melalui diteksi dini seperti pemeriksaan kesehatan darah, gula darah, kolesterol, asam urat dan lain-lain," ujarnya, Minggu (23/11).
"Sesuai dengan tema-nya, pada tahun ini adalah generasi sehat masa depan hebat. Dengan tema ini diharapkan kami dapat meningkatkan kesehatan, derajat kesehatan, Kesejahteraan, produktivitas, terutama bagi masyarakat. Baik bagi balai karantina kesehatan untuk bagaimana kami meningkatkan layanan kepada masyarakat khususnya pengguna jasa bandara dan pelabuhan," sambungnya.
Dikatakannya, selain itu BKK Kelas 1 Tarakan juga melakukan penanaman pohon 161 pohon di sekitar bandara Juwata Tarakan. Diharapkan pohon tersebut dapat memberikan lebih banyak oksigen untuk kelangsungan kehidupan.
"Selain kegiatan cek kesehatan, kami juga melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan hidup sehat seperti zumba. Selain itu kami melaksanakan penanaman pohon. Karena tema nya adalah HKN ke-61 penanaman pohon sejumlah 161 pohon. Di area bandara Juwata," katanya.
"Pohonnya terdiri dari mahoni, trembesi, matoa dan lain-lain. Kegiatan penanaman pohon dengan tujuan adalah untuk penghijauan, dan menghilangkan polusi di area bandara. Sehingga masyarakat mendapatkan fasilitas yang baik untuk di bandara," jelasnya.
Diungkapkannya adapun pemeriksaan kesehatan memberi manfaat pada sekitar 200 masyarakat yang datang ke acara. Pemeriksaan tersebut dibuka secara umum dan siapa saja dapat memanfaatkan program tersebut.
"Untuk pemeriksaan kesehatan dimanfaatkan kurang lebih sekitar 200 orang masyarakat. Ini setiap tahun dilaksanakan hanya saja bentuk kegiatannya berbeda-beda," pungkasnya.
Editor : Azwar Halim