TARAKAN - Pemerintah Kota Tarakan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran yang terjadi baru-baru ini di Sebengkok Waru RT 28, Kelurahan Sebengkok, pada Rabu (19/11).
Sekda Kota Tarakan, Jamaluddin mengatakan, Bantuan merupakan bagian dari anggaran yang sudah disiapkan oleh Pemkot Tarakan untuk kejadian-kejadian darurat.
"Untuk penyerahan bantuan ini memang sudah disiapkan dan dianggarkan di BPBD. Jika ada kejadian seperti ini, bantuan ini sudah soal waktu saja karena memang sudah kita perhitungkan dan sudah ada standarnya," ujarnya.
Baca Juga: Pelabuhan Tengkayu l Tarakan Dalam Sorotan, ORI Kaltara Desak Pembenahan
Bantuan diserahkan kepada dua rumah yang terdampak kebakaran. Rumah pertama yang terbakar dihuni oleh satu KK dengan 3 jiwa, sementara rumah kedua yang terdampak dihuni oleh dua KK dengan total 3 jiwa.
"Adapun isi bantuan yang diserahkan meliputi matras, perlengkapan mandi dan sembako bantuan dari BPBD kita teruskan untuk tempat masyarakat langsung disalurkan hari ini juga," lanjutnya.
Selain bantuan dari BPBD, bantuan lain juga akan menyusul dari bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) berupa uang santunan, serta bantuan dari Dinas Sosial.
Baca Juga: pengumuman lelang PT. Bank Perekonomian Rakyat Danafast Kalimantan Utara
"Nanti dari Kesra juga ada, terus nanti dari sosial juga ada, biasa seperti itu ya, yang Rp 1 juta tapi nanti di data ulang," tambahnya.
Dalam kondisi darurat ini, Pemkot Tarakan juga menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan bantuan makanan siap saji kepada para korban kebakaran.
"Tadi Baznas saya minta tolong juga untuk karena ada korban ada yang belum makan, jadi minta suruh langsung serahkan beberapa nasi lah untuk mereka dan selama tiga hari," katanya.
Baca Juga: Kebakaran Di Sebengkok, Kerumunan Warga Jadi Penghambat Pemadaman Api
Mengenai bantuan lebih lanjut seperti kayu atau material bangunan, BPBD akan melihat kondisi di lapangan terlebih dahulu. Untuk sementara, bantuan terpal diberikan sebagai antisipasi mengingat cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.
"Yang terbakar memang sudah habis ya katanya. Yang terdampak itu masih bisa waktu untuk pakai terpal. Sementara bantuan terpal dulu lah," pungkasnya.(*/nkh/lim)