Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Operasi Zebra Kayan di Tarakan Sasar Lokasi Balap Liar

Eliazar Simon • Minggu, 16 November 2025 | 17:08 WIB
SATLANTAS POLRES TARAKAN RAZIA: Jelang Operasi Kayan 2025 Satlantas Polres Tarakan menggelar patroli cipta kondisi berskala besar
SATLANTAS POLRES TARAKAN RAZIA: Jelang Operasi Kayan 2025 Satlantas Polres Tarakan menggelar patroli cipta kondisi berskala besar

TARAKAN - Menjelang pelaksanaan Operasi Zebra Kayan 2025, Satlantas Polres Tarakan menggelar patroli cipta kondisi berskala besar, Jumat (14/11) malam. Patroli dimulai sejak pukul 22.00 Wita dan berlangsung hingga dini hari, menyisir sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi titik kerawanan kecelakaan, pelanggaran, hingga aksi balap liar.

Kegiatan ini bukan sekadar patroli malam biasa. Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Rudika Harto Kanajiri, S.I.K, M.H, menegaskan, langkah tersebut merupakan rangkaian awal untuk memastikan seluruh jalur protokol siap menghadapi peningkatan aktivitas lalu lintas selama Operasi Zebra Kayan 2025.

“Menjelang Operasi Zebra, kami ingin memastikan situasi benar-benar terkendali. Jalur rawan kami pantau langsung untuk melihat kondisi terkini,” kata Rudika.

Patroli dilakukan dengan metode mobile. Petugas bergerak secara bergelombang, mengamati kondisi lapangan di sejumlah titik gelap, jalur padat, hingga ruas lurus panjang yang kerap dipakai untuk aksi kebut-kebutan.

Rute patroli dimulai dari Jalan Yos Sudarso, berlanjut ke Gajah Mada, menuju Mulawarman, kemudian memutar di depan Bandara Internasional Juwata. Dari sana, petugas melanjutkan penyisiran ke Jalan Jenderal Sudirman, Pulau Kalimantan, Sei Sesayap, dan Kusuma Bangsa sebelum kembali ke titik awal.

Setiap titik diamati kondisi pencahayaan jalan, volume kendaraan, hingga perilaku pengendara di jam-jam rawan. Beberapa lokasi yang sering menjadi arena balap liar turut menjadi perhatian utama, mengingat meningkatnya aktivitas tersebut menjelang akhir pekan.

“Lokasi-lokasi yang sering dipakai balap liar ini kami perketat. Bukan hanya untuk menindak, tapi juga untuk mencegah sebelum terjadi,” ujar Rudika.

Untuk memastikan penyisiran berjalan efektif, Satlantas mengerahkan armada lengkap. Penggunaan kombinasi armada ini memungkinkan petugas bergerak secara simultan di berbagai titik, mempercepat respons jika menemukan kerumunan pengendara berisiko atau aktivitas mencurigakan.

Sepanjang patroli, petugas tidak menemukan adanya balap liar maupun pelanggaran berat yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas. Situasi kota terpantau aman, terkendali, dan lebih tertib dibandingkan minggu-minggu sebelumnya.

Hal ini, menurut Rudika, menunjukkan bahwa peningkatan intensitas patroli sudah mulai berdampak pada perilaku masyarakat.

“Alhamdulillah, tidak ada gangguan menonjol. Ini menunjukkan edukasi dan patroli berjalan baik,” ujarnya.

Menjelang Operasi Zebra Kayan 2025, Rudika memastikan bahwa patroli cipta kondisi akan terus digencarkan. Polres Tarakan tidak hanya menarget penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan.

“Operasi Zebra bukan semata penindakan. Kami ingin masyarakat sadar bahwa keselamatan adalah tujuan utama,” tegasnya.

Sebelum operasi resmi dimulai, Satlantas juga akan melakukan sosialisasi terkait jenis pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas, seperti tidak memakai helm SNI, tidak memakai sabuk pengaman, berkendara melawan arus, sampai penggunaan knalpot bising.

Patroli malam ini menjadi langkah awal memastikan Tarakan tetap kondusif saat Operasi Zebra berlangsung. Dengan kolaborasi antara polisi dan masyarakat, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan ketertiban lalu lintas semakin meningkat.

“Kami mohon masyarakat ikut menjaga situasi. Tertib di jalan bukan untuk polisi, tapi untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tutup Rudika. (zar)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #operasi zebra #krayan